DaerahPolitik

Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Serentak 2024, Ketua KPU Bantaeng : Tekankan Penyelanggara Agar Tetap Netral

833
×

Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Serentak 2024, Ketua KPU Bantaeng : Tekankan Penyelanggara Agar Tetap Netral

Sebarkan artikel ini

BANTAENG ZONA REFORMASI.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng menggelar simulasi Pemungutan dan Perhitungan suara dalam rangka Pemilihan Serentak 2024. Kegiatan tersebut berlangsung di indoor tennis, Jalan Raya Lanto, Kelurahan Pallangtikang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, ( Minggu, 10 November 2024.)

Kegiatan tersebut di hadiri oleh OPD terkait Kabupaten Bantaeng, Perwakilan Forkopimda Bantaeng, Komisioner KPU, Bawaslu, Panwaslu, LO Partai Pengusul, Seluruh Petugas PPS dan PPK, penyelenggara pemungutan dan perhitungan suara.

Dalam kegiatan tersebut Muhammad Saleh, Selaku Ketua KPU Kabupaten Bantaeeng, berharap bahwa pelaksanaan simulasi ini dapat menjadi gambaran utuh pelaksanaan sesungguhnya pada tanggal 27 November 2024 Nantinya. Serta hasil simulasi dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan KPU.

Terdapat 3 poin tujuan pelaksanaan diantaranya:

1.Memguji coba rancangan prosedur dan mekanisme pemungutan dan perhitungan suara.

2.Menguji coba rancangan formulir C- Hasil yang sudah disederhanakan.

3.Memperoleh berbagai catatan yang perlu dibuatkan mitigasi risikonya untuk menghindari pelanggaran terhadap prosedur dan mekanisme pemungutan dan perhitungan suara.

Dengan melibatkan seluruh petugas KPPS, PPK maupun petugas TPS, Ketua KPU juga berharap menjadi dampak implementasi nyata dilapangan saat pencoblosan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Muhammad Saleh juga menekankan kepada petugas KPPS untuk senantiasa menjaga netralitas. Baik saat menjalankan kehidupan sehari-hari terlebih pada saat perlibatan diri pada penyelenggaraan pilkada serentak.

“Termasuk menjaga bahasa tubuh agar bersikap netral sebagai penyelenggara”, Ucap Muhammad Saleh.

Dengan tegas, Muhammad Saleh menekankan jika ada petugas KPPS yang ketahuan tidak netral akan menggunakan mekanisme penunjukan untuk mengganti.

Dia juga mengingatkan petugas KPPS untuk berhati-hati menggunakan kendaraan yang terdapat gambar paslon yang tertempel.

“Hindari sorotan, Jadi kita ini adalah orang yang tidak netral dituntut netral karena pekerjaan kita, Tidak mungkin kita penyelenggara lantas golput dalam pemilihan.” kata Muhammad Saleh.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *