ZONA Reformasi.com -kecamatan warkuk Ranau Selatan kabupaten Oku Selatan Dana Desa di program kan pemerintah pusat untuk ke makmuran Desa dan kesejahteraan masyarakat desa supaya desa itu makmur dan maju dalam semua bidang baik itu infrastruktur mau pun kemak muran masyarakat,,. (Rabu 02/10.2024)
Berbeda hal nya dengan desa Gedung Ranau kecamatan warkuk Ranau selatan,Oku Selatan di mana oknum kepala desa diduga meng anggarkan semua bidang program dengan angaran pantastis contoh nya angaran program ketahanan pangan di tahun 2022 yang hanya di belanjakan ke empat (4) ekor sapi yang mana angaran nya di atas seratus empat puluh juta,.
Dan di tahun 2023 pemerintah desa mengangar kan untuk program ketahanan pangan sebesar seratus dua puluh juta namun sapi nya lebih banyak enam ekor sapi yang di belanjakan kepala desa ujar salah satu yang diduga pemerintah desa
Begitupun dengan fisik yang di bangun kan oleh pemerintah desa di tahun 2023 pasilitas air bersih sumur bor dan pipasinasi dengan angaran seratus enam puluh juta rupiah namun tak semua masyarakat menikmati dan di bangun kan hanya dua titik ujar warga desa yang enggan di sebut nama nya
Begitu juga di tahun 2024 pembangunan fisik jalan yang mana di bangun ke jalan usaha tani yang di duga tumpang tindih dengan bangunan kepala desa yang lama yang mana jalan itu di bangun di tahun 2020 dan di bangun dengan kelebaran satu meter sedangkan ke adakan jalan masih bagus namun kepala desa sangat memikir kan masyarakat nya maka jalan itu di bangun kembali dengan lebar dua meter namun di atas jalan yang lama,,. Ujar salah seorang ibu yang lagi melintas
“,Lanjut ibuk kami tidak tahu pak yang pasti kami bersukur jalan yang di bangun lebih lebar walau di bangun di atas jalan yang lama, terkait peraturan yang ada kami tidak mengetahui pak tutup ibu,, pengguna jalan
Mendengar keterangan dari Nara sumber yang ada kami time media mencoba mencari kebenaran itu ke kepala desa, saat kami ke rumah ke kepala desa beberapa kali namun kepala desa tak ada di tempat kami mencoba menghubungi via telephon namun tak ada jawaban hingga berita ini terbit
Melihat dan mendengar keterangan masyarakat maka kami sebagai kontrol sosial meminta kepada intansi dan aparatur penegak hukum (APH) memeriksa dan mengawasi kepala desa Gedung Ranau yang diduga mengelola dana desa banyak memperoleh ke untungan pribadi dari berbagai program yang di Anggara kan dari uang negara .. tutup nya tim.












