MOROWALI, SULTENG – Pasca insiden kecelakaan kerja akibat meledaknya tungku PT. Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kawasan Industri PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah korban yang meninggal dunia bertambah 3 orang jadi keseluruhan yang meninggal menjadi 16 orang.
Berdasarkan data dari Kapolda Sulteng saat konferensi pers pada Minggu (24/12/2023) malam, korban jiwa pada kecelakaan kerja kebakaran tungku PT. ITSS berjumlah 13 orang. Namun pada Senin (25/12/2023) ada 3 orang korban luka berat yang dirujuk ke RSUD Morowali kembali meninggal dunia sehingga jumlah total yang meninggal dunia menjadi 16 orang.
Diketahui, tambahan korban yang meninggal dunia 3 orang yakni 2 orang merupakan Warga Negara Asing (WNA) dan 1 orang Warga Negara Indonesia (WNI).
Direktur RSUD Morowali, dr. Agus AS Partang mengatakan, pasien yang dirujuk ke RSUD Morowali dari klinik IMIP berjumlah 29 orang, kemudian semuanya kategori luka berat dengan beberapa tambahan-tambahan keluhan, ada yang trauma psikis, ada yang fraktur, kemudian penyakit-penyakit yang menyertai akibat melompat dari atas gedung.
Ditambahkan Agus untuk hari ini tanggal (25/12/2023) korban yang meninggal dunia bertambah 3 orang yakni 2 orang WNA dan 1 orang WNI yang meninggal dunia di RSUD sekira pukul 16.30 Wita.
“Hari ini ketambahan 3 orang yang meninggal dunia 2 orang WNA dan 1 orang Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia sekitar pukul 16,30 Wita kemudian 1 orang pasien kita rujuk ke Palopo, Rumah Sakit Saweri Gading tadi malam. Adapun korban yang dioperasi tadi malam terakhir ada 7 orang, hari ini sudah berlangsung 2 orang,” Pungkas orang nomor satu di RSUD Morowali tersebut.(Redaksi)
Editor : Harits












