KUPANG-Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Widya Mandira Kupang menggelar debat menjelang Dies Natalis Prodi Ilmu Komunikasi di Aula St.Hendrikus pukul 15.00 Wita(Jumat 15/12/2023).
Kegiatan debat ini dipandu oleh Arco Liuw,mahasiswa semester 5 Fakultas Hukum. Topik yang menjadi pembahasan dari debat ini yaitu usia,proses pencalonan dan pengalaman.Debat berlangsung sangat sengit karena dari kedua tim baik pro maupun kontra sama-sama mempertahankan argumennya masing-masing.
Tim pro mengatakan”Gibran layak menjadi Cawapres meskipun dengan usia yang masih mudah dan dengan pengalaman yang cukup dari jabatannya semasa menjadi walikota Solo yang membawa banyak perubahan dikota tersebut.”
Sebaliknya tim kontra menolak Gibran menjadi Cawapres dan mengatakan”Gibran tidak layak karena pengalamannya yang masih minim dan hanya memimpin kota kecil sedangkan yang akan ia pimpin ini adalah negara yang besar dengan kota yang banyak jangan sampai kita yang di Timur ini tidak diperhatikan oleh Cawapres ini.”
Innosensia E.I Ndiki Satu S.Sos,M.I.Kom,selaku ketua Prodi Ilmu Komunikasi menyatakan kegiatan debat ini dilakukan sebagai proses pembelajaran mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berargumen dan berpikir kritis.”Apapun argumen yang akan disampaikan oleh kedua tim,tetap menghargai dan menghormati perbedaan pendapat,dan kegiatan ini sebaiknya terus dilaksanakan dalam menyongsong Dies Natalis Program Studi Ilmu Komunikasi”Ungkapnya. (MARIA ENI)












