ZR Kabupaten Tangerang,—Menanggapi gejolak masyarakat terkait keberadaan kandang penggemukan sapi milik LESTARI Farm, seluas 2000 meter,.di kampung barahat desa Cikareo kecamatan Solear, pihak pengelola kandang melalui Firman dan jajaran pengurus lainya menyambangi kantor kecamatan Solear, guna klarifikasi terkait gejolak masyarakat sekitar kandang dan proses ijin yang sedang berjalan,bersama Forkopimcam dan perwakilan warga kampung barahat Jumat 22 Juni 2024.
Ikut hadir dalam pertemuan di ruang kerja Camat Solear, diantaranya, camat Solear, Saedaman, SH. Kasie Trantib kecamatan Solear, Sastra, S.kom, pihak penanggung jawab kandang penggemukan sapi, LESTARI Farm, Firman, Untung, dan Bendahara Gerindra Nanang ,serta dari jajaran,Kades Cikareo, Binamas Asep dan. Jajaran keamanan Kodim Tangerang,.dan perwakilan warga Kampung Barahat desa Cikareo.
Pihak penanggung jawab dan Pengelola kandang penggemukan sapi Lestari Farm, yang berlokasi di kampung Barahat desa Cikareo kecamatan Solear, Firman menjelaskan, kandang penggemukan Sapi berdiri sejak bulan Januari 2022 dengan luas sekitar 2000 meter,
Terkait perijinan, hingga saat ini masih dalam proses, hal ini sudah di tunjukan oleh Untung, salah satu delegasi dari pihak pengelola kandang yang telah hadir ke kantor kecamatan Solear sekitar satu bulan yang lalu, terkait jenis perijinan yang masih dalam proses,
Hal lainya yang menimbulkan gejolak masyarakat yang mengeluhkan aroma bau yang kurang sedap, dari kandang penggemukan sapi seluas 2000 meter, semua akan segera di atasi sesuai standarisasi pembuatan Ipal (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dengan arahan dan bimbingan dari dinas terkait, sesuai progres perijinan yang sedang dalam p,roses,
Semua butuh waktu, yang pasti perhatian pihak kandang penggemukan sapi, selama ini sudah berusaha memenuhi apa yang menjadi tuntutan masyarakat sekitar, melalui ketua lingkungan (RW) diantaranya, permintaan pembuatan Tenda untuk kebutuhan masyarakat, bantuan sembako, termasuk beberapa bantuan untuk kemakmuran Mushola sekitar kandang, bentuk bantuan lainya juga kami sampaikan khususnya yang berhubungan dengan kebijakan pemerintah pusat, diantaranya program bantuan pendidikan anak, yaitu PIP (Program Indonesia Pintar) kalaupun pada akhirnya permasalahan bau menimbulkan gejolak di masyarakat, itu yang sedang kami proses sesuai aturan,
“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak pemerintah kecamatan Solear yang sudah memfasilitasi pertemuan dengan masyarakat sekitar kandang, ketua lingkungan, unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kepala desa Cikareo,
biar ada keterbukaan, bahwa selama ini sudah cukup banyak bentuk perhatian pihak pengelola kandang penggemukan sapi kepada masyarakat melalui ketua lingkungan, kepada masyarakat sekitar yang merasa terdampak, tapi apabila masyarakat menginginkan kompensasi uang sebesar Rp. 500 000,- per kepala keluarga per bulan, jelas kami keberatan,” tegas Pengelola kendang penggemukan Sapi, Lestari Farm, Firman.” Tutupnya.
Camat Solear Saedaman ,pada kesempatan ini mengucapakan terima kasih kepada semua pihak pihak yang terkait ada Kandang sapi di kampung Barahat desa Cikareo kecamatan solear harapanya dengan adanya pertemuan ini antara warga dan pengusaha kandang sapi kedepanya berjalan kondusif ,apa lagi ini Jelang Pilikada mari kita sama sama jaga kondusifitas keamanan dan lainya di wilayah Kecamatan solear agar aman dan kondusif’ ucap Camat Saedaman.
Berikut Penjelasan Pengelola Pengemukan Kandang Sapi Lestari Farm Firman ‘
1.Bahwa tidak benar ada pemberitaan sebelumnya yang mengatakan kandang kami sudah berdiri selama 4 tahun
2.Bahwa tidak benar Kompensasi yang diberikan hanya berupa sembako .
3.Perihal bau ,pihak pihak pengelola kandang juga selalu berkoordinasi dengan RW yang menjabat dan juga sudah merencanakan dalam hal perbaikan tersebut.
4.Terkait izin lingkungan justru dari pihak RT dan RW setempat dulu memenuhi kewajiban mereka untuk memberikan surat perizinan tersebut padahal kompensasi yang mereka mau sudah dipenuhi oleh pihak pengelola kandang .
5.Pihak pengelola selalu koperatif dan juga komunikasi dengan RW bahkan dengan Kepala Desa.
6.Perihal Perizinan lingkungan sudah dari awal ditempuh oleh pihak pengelola kandang bahkan kompensasi yang di minta oleh warga dalam hal ini diwakili oleh pak RW sudah di Realisasikan dan banyak juga Kompensasi kompensasilainya juga diberikan .
7.Pihak pengelola pun siap jika kalau gejolak ini di pertemukan dengan semua pihak pihak yang terlibat selama ini guna untuk memperjelas yang selama ini terjadi.
Dan dari pihak pengusaha Kandang Sapi Lestari Farm Firman ,akan membuat Ipal dan akan memperbaiki/saluran saluran air yang selama ini dianggap oleh warga sekitar kandang mencemari lingkungan mereka.
Sesuai mediasi dengan Forkopincam dan warga kampung Barahat desa Cikareo pada kesempatan ini juga di laksanakan Jumpa Pers awak media dengan pengusaha Kandang Sapi Lestari Farm Lestari.
RENO.












