DaerahEdukasiHeadline

Diduga Lalai Dalam Pelayanan Persalinan, Satu Keluarga Datangi Dinkes Laporkan Klinik Swasta

938
×

Diduga Lalai Dalam Pelayanan Persalinan, Satu Keluarga Datangi Dinkes Laporkan Klinik Swasta

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya Kota// Satu Keluarga yang merupakan warga Kecamatan Bungursari mendatangi Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya terkait pelayanan salah satu Klinik Swasta di Kota Tasikmalaya yang diduga lalai dalam menangani proses persalinan, sehingga menyebabkan kematian bayi yang baru lahir.

Sebagai Kakak Pasien ‘Nadia Anastasia’ pada saat mendatangi Dinkes mengatakan, Protes sekaligus memberikan penjelasan tentang kronologi yang terjadi dalam pelayanan proses persalinan disalah satu Klinik Swasta yang berada di Kota Tasikmalaya.

Kemudian jawaban pihak Dinas Kesehatan meminta agar supaya penyampaian pengaduan tersebut disampaikan secara tertulis supaya nantinya bisa dilakukan Audit ke Klinik tersebut”. Ungkap Nadia Kamis (16/11/2023)

Nadia juga menjelaskan awal kejadian sang adik yang melakukan persalinan di Klinik Swasta yang berada di wilayah Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya pada hari Senin (13/11/2023). Dan respon pelayanan Klinik yang diberikan tidak baik, ditambah petugas yang menanganinya pun tidak terlihat profesional karena bekerja sambil main Handphone. Tuturnya

Selain itu, adik saya yang sedang menjalani proses persalinan diduga dijadikan ajang bahan praktik bagi pelajaran untuk mahasiswa yang sedang praktik di Klinik tersebut,

Serta tidak ada pembersihan usai menjalani proses persalinan dan juga penanganan terhadap bayi yang baru lahir terasa tidak maksimal. Tambahnya

Selanjutnya Nadia menyampaikan, “Bayi adik saya memiliki berat badan sekitar 1,5 Kg saat lahir namun hanya beberapa jam dimasukan kedalam inkubator pada selasa (14/11/2023) pagi.

Kemudian Ibu dan bayi disuruh pulang oleh pihak Klinik dan dinyatakan sudah sehat tanpa harus dilakukan penanganan lebih lanjut”. Kata Nadia

Kemudian bayi yang berjenis kelamin laki-laki yang baru dilahirkan tak sampai sehari berada di rumah, bayi tersebut tidak bergerak, selanjutnya bayi dibawa lagi ke Klinik tersebut akan tetapi pihak Klinik pun tidak memberikan keterangan.

“Akhirnya bayi tersebut dibawa ke rumah sakit tetapi nyawanya sudah tidak tertolong”. Ujar Nadia

Sebagai Kepala Dinas Kesehatan Uus Supangat menyampaikan, “Dalam hal ini kami telah mendapatkan informasi sejak Rabu (15/11/2023), Petugas Dinkes telah menindaklanjuti dengan memanggil pihak Klinik untuk memberikan penjelasan, namun saya belum menerima hasil dari wawancara pemanggilan tersebut. Ungkapnya

Uus Supangat menambahkan bahwa, Dinkes akan mencari informasi secara lengkap, baik dari pihak Keluarga dan Klinik terkait permasalahan ini,

Dan kami hormati hak serta kewajiban masing-masing, tentunya ruang pertemuan atau fasilitasi akan dilakukan setelah kejelasan kasusnya seperti apa? Pungkas Uus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *