Zonareformasi.com,Lombok Tengah – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2025, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengerahkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk melakukan gotong royong membersihkan Taman Tastura dan lingkungan kantor pemerintahan.
Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan upaya menjaga kebersihan ikon Kota Praya agar tetap nyaman bagi pengunjung.
“Taman Tastura Praya merupakan salah satu ruang publik yang banyak dikunjungi wisatawan. Oleh karena itu, kebersihannya harus selalu dijaga agar tetap memberikan kenyamanan,” ujarnya, Jumat (7/2).
Selain itu, bupati juga mengimbau para pedagang untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di selokan, guna mencegah timbulnya penyakit, terutama saat musim penghujan.
“Kami mengajak semua pihak, termasuk pedagang dan pengunjung, untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa berbagai sarana dan prasarana telah dibangun di Taman Tastura untuk mendukung aktivitas masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan pemanfaatan yang baik, infrastruktur ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi setempat.
“Semoga fasilitas yang telah dibangun ini bisa dijaga dengan baik, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Sungkul, mengungkapkan bahwa penataan Alun-alun Tastura Praya dilakukan dengan anggaran Rp5 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Kementerian Pariwisata RI tahun 2024.
“Penataan ini merupakan bagian dari pengembangan destinasi wisata di Lombok Tengah, termasuk mendukung kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika,” jelasnya.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan Taman Tastura dan kawasan sekitarnya dapat semakin menarik wisatawan dan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata serta perekonomian masyarakat. (IB)
Zonareformasi.com,Lombok Tengah – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2025, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengerahkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk melakukan gotong royong membersihkan Taman Tastura dan lingkungan kantor pemerintahan.
Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan upaya menjaga kebersihan ikon Kota Praya agar tetap nyaman bagi pengunjung.
“Taman Tastura Praya merupakan salah satu ruang publik yang banyak dikunjungi wisatawan. Oleh karena itu, kebersihannya harus selalu dijaga agar tetap memberikan kenyamanan,” ujarnya, Jumat (7/2).
Selain itu, bupati juga mengimbau para pedagang untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di selokan, guna mencegah timbulnya penyakit, terutama saat musim penghujan.
“Kami mengajak semua pihak, termasuk pedagang dan pengunjung, untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa berbagai sarana dan prasarana telah dibangun di Taman Tastura untuk mendukung aktivitas masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan pemanfaatan yang baik, infrastruktur ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi setempat.
“Semoga fasilitas yang telah dibangun ini bisa dijaga dengan baik, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Sungkul, mengungkapkan bahwa penataan Alun-alun Tastura Praya dilakukan dengan anggaran Rp5 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Kementerian Pariwisata RI tahun 2024.
“Penataan ini merupakan bagian dari pengembangan destinasi wisata di Lombok Tengah, termasuk mendukung kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika,” jelasnya.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan Taman Tastura dan kawasan sekitarnya dapat semakin menarik wisatawan dan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata serta perekonomian masyarakat. (IB)












