Pilihan Editor

Memuncak dan Tak Terbendung Kemarahan Warga Tigaraksa Sweeping Warung Remang – Remang di Area Pusat Pemkab Tangerang

16
×

Memuncak dan Tak Terbendung Kemarahan Warga Tigaraksa Sweeping Warung Remang – Remang di Area Pusat Pemkab Tangerang

Sebarkan artikel ini

TANGERANG – Warung Remang – Remang  yang menjamur di seputaran Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang yang beroperasi sampai pagi ini serta menyediakan berbagai macam minuman keras dan sudah meresahkan masyarakat sekitar,malam ini (Selasa,12 Mei 2026 Pkl. 21.00 wib,di sweeping    oleh berbagai elemen gabungan masyarakat Kelurahan Kadu Agung dan sekitarnya. Informasi yang di dapat dari warga masyarakat,kepada awak media Zonareformasi.com

‎”Sweeping masih berlangsung,sampai malam ini jam 22.11 Wib,sekarang kerumunan massa menuju salah satu tempat hiburan remang – remang Sopo Sanggar”, ujar salah satu warga Tigaraksa yang enggan di sebutkan namanya.

‎Sementara Penggiat Pemerhati Kebijakan Publik, Hendra Primitif, mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian warga masyarakat Kampung Bugel, Kelurahan Kaduagung, Tigaraksa, atas dampak dari menjamur nya warung remang – remang yang sudah berlangsung lama ini dan terkesan di biarkan oleh pemangku kebijakan di wilayah tersebut.

‎Menurut Hendra, sikap warga tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial demi menjaga kenyamanan, ketertiban, dan marwah kawasan Pusat Pemerintahan sebagai simbol pelayanan publik dan pusat pemerintahan daerah.

‎“Langkah warga patut diapresiasi karena memiliki kepedulian terhadap ketertiban lingkungan. Jangan sampai ada pihak-pihak yang merasa memiliki aturan sendiri dan mengabaikan ketentuan yang berlaku di wilayah pusat pemerintahan,” tegas Hendra Primitif.

‎Ia juga meminta aparat terkait serta OPD yang memiliki kewenangan untuk lebih tegas dalam melakukan pengawasan dan penertiban, agar tidak muncul kesan pembiaran terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum di tengah masyarakat.

‎Hendra menambahkan bahwa aturan daerah harus ditegakkan secara adil tanpa pandang bulu demi menjaga wibawa pemerintah daerah dan kenyamanan masyarakat sekitar.

‎“Kalau masyarakat saja peduli terhadap ketertiban umum, maka instansi terkait juga harus hadir dan membuktikan ketegasannya. Jangan sampai masyarakat bertanya, yang punya aturan sendiri sebenarnya ke mana? ”pungkasnya.

‎Sampai berita ini naik tayang ,aksi sweeping masih berlangsung dan kerumunan massa semakin bertambah banyak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *