MOROWALI,SULTENG-Aliran listrik tidak stabil di Kecamatan Bumi Raya dan Witaponda hari ini Senin (20/05/2024) ratusan warga menggelar Aksi unjukrasa yang bertempat dihalaman Kantor Camat Witaponda, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Menumpahkan kemarahannya masa membakar ban setengah jalan sebagai simbol kekecewaan terhadap pemerinta yang membiarkan listrik selalu padam.
Mereka menuntut Pemerintah Kabupaten Morowali untuk segera berlaku adil dengan cara menyediakan aliran listrik khusus dari PLN Morowali untuk di suplay kepada masyarakat di dua Kecamatan tersebut.
Dalam orasi yang disampaikan ada 4 tuntutan masyarakat Witaponda dan Bumi Raya yakni;
1. Pemerintah Daerah segera memediasi pertemuan Masyarakat dengan pihak PLN dan Kominfo terkait kondisi Listrik di Witaponda dan Bumi Raya.
2. Mendesak Pemerintah Daerah, DPRD untuk berkoordinasi dgn pihak PLN, dan Pihak Perusahan agar segera mengatasi masalah listrik di Witaponda dan Bumi Raya dengan menyediakan trafo aliran listrik ke Masyarakat.
3. Pemerintah Daerah dan DPRD mendesak PLN untuk menyediakan PLTD Kontainer untuk Kecamatan Witaponda dan Kecamatan Bumi Raya.
4. Pemerintah Daerah dan DPRD mendesak PLN untuk menganti rugi semua kerusakan dan kerugian masyarakat yang ditimbulkan akibat pemadaman dan tidak stabilnya tegangan listrik sesuai UU No.30/2009 tentang Ketenagalistrikan dan Permen ESDM no 27/2017 Tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya Terkait Penyaluran Tenaga Listrik.(Redaksi)












