Uncategorized

Lantik 6 Pejabat Tinggi Pratama , Ini Yang Ditekankan Bupati Morowali

207
×

Lantik 6 Pejabat Tinggi Pratama , Ini Yang Ditekankan Bupati Morowali

Sebarkan artikel ini

MOROWALI, SULTENG – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan enam Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II) lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Senin (05/01/2026) dikutip dari Morowali.go.id.

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor 100.3.3.2/9/BKPSDMD/I/2026 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali.

Adapun pejabat yang dilantik, yaitu:Tahir, SE, M.Adm.SDA, sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali. Nirmawati, SKM, M.PH, sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Daerah Kabupaten Morowali. Hamlin, S.Hut, sebagai Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Morowali. Asep Haerudin, S.Hut, sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Morowali. Bahdin Baid, SH, MH, sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali dan Alkaf, ST, sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Morowali.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Sekretaris Daerah Drs. Yusman Mahbub, M.Si, para pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf mengatakan bahwa pelantikan enam pejabat eselon II ini bertujuan untuk mempercepat penataan struktur organisasi serta mengoptimalkan pelaksanaan program pemerintahan, khususnya dalam mendukung efektivitas pelaksanaan APBD Tahun 2026.

“Pelantikan ini kita lakukan agar tidak ada lagi saling menunggu, apalagi dalam menjalankan program. Tahun 2026 ini program harus segera berjalan. Jangan sampai program sudah berjalan, namun terkendala karena pejabat definitifnya belum ada,” kata Iksan.

Iksan menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar status struktural, melainkan amanah dan tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pejabat yang dilantik diminta untuk bekerja maksimal, berinovasi, serta memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah.

Secara khusus, Iksan menekanan kepada sejumlah OPD strategis, di antaranya Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah agar terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dinas Kesehatan untuk menghadirkan solusi inovatif dalam pemenuhan tenaga medis di puskesmas, serta Dinas PUPR agar bekerja profesional dan fokus pada kepentingan pelayanan masyarakat.

Di akhir sambutannya, Bupati Iksan mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia juga menegaskan bahwa evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala, serta tidak menutup kemungkinan adanya rotasi jabatan dalam enam bulan ke depan bagi pejabat yang dinilai belum menunjukkan kinerja optimal.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *