MOROWALI,SULTENG-Kabar gembira untuk masyarakat Kabupaten Morowali khususnya masyarakat yang berada di wilayah Kepualauan. Bahwasanya, mesin listrik yang lama ditunggu-tunggu kini sudah tiba di Kabupaten Morowali.
Mesin-mesin ini adalah hasil kerja keras dari Rachmansyah Ismail saat menjabat sebagai PJ Bupati Morowali kurang lebih 10 bulan.
Dimana diketahui bersama bahwa Rachmansyah Ismail kini maju menjadi salah satu calon Bupati yang berpasangan dengan Harsono Lamusa sebagai calon Wakil Bupati Morowali dengan memperoleh nomor urut 4.
Dari informasi yang diperoleh bahwa saat ini telah tiba 3 unit mesin listrik pada Sabtu 9 November 2024, dengan beragam kapasitas yaitu 1 Mesin berkapasitas 100kva akan ditempatkan di Desa Pulau Bapa, untuk Mesin ke 2 berkapasitas 100kva akan ditempatkan di Desa Padabale dan untuk Mesin ke 3 berkapasitas 250kva akan ditempatkan di Desa Umbele Kecamatan Bungku Selatan.
Tidak cukup sampai disitu saja, untuk kebutuhan aliran listrik di wilayah Kepulauan ternyata berjumlah 5 unit mesin , 1 unit mesin berkapasitas 100kva akan ditempatkan di Desa Boalimau dan untuk mesin ke 2 berkapasitas 100kva akan ditempatkan di Desa Padei Darat Kecamatan Bungku Selatan.
Adapun dua mesin tersebut akan diberangkatkan ke wilayah Kepulauan pada Minggu 10 November 2024 melalui Desa Lafeu, Kecamatan Bungku Pesisir.
Ketua Koalisi Morowali Maju (KMM) Aminuddin Awaludin mengatakan ini adalah bukti nyata bahwa Rachmansyah Ismail telah berbuat lebih awal untuk masyarakat Kabupaten Morowali.
“Jika melihat track record Bapak Rachmansyah Ismail yang hanya menjabat Pj Bupati Morowali selama 10 bulan, telah banyak membuat program demi kebutuhan prioritas masyarakat Morowali,” Kata Aminuddin.
Aminudin juga menambahkan bahwa tentunya, dari banyak hal yang telah dibuktikan Mantan Kadis ESDM ini dalam waktu 10 bulan untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Morowali.
” Yang menjadi tolak ukur bahwa Pak Rachmansyah Ismail dapat merubah wajah Morowali lebih baik jika diberikan amanah dan kesempatan untuk memimpin Kabupaten Morowali 5 tahun kedepan,” tutup Aminuddin.(Redaksi)












