InternasionalPilihan Editor

KBRI Phnom Penh Dorong Repatriasi 41 WNI Dari Perusahaan Online Scam di Kamboja

567
×

KBRI Phnom Penh Dorong Repatriasi 41 WNI Dari Perusahaan Online Scam di Kamboja

Sebarkan artikel ini

Kamboja, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh telah mengadakan pertemuan dan konsultasi dengan pihak General Department of Immigration (GDI) Kamboja, terutama dengan pihak Immigration Detention Center Phnom Penh, yang telah menjadi tempat singgah sementara bagi 41 (empat puluh satu) WNI yang diselamatkan dari Perusahaan Online Scam di beberapa kota di Kamboja antara lain Poipet (perbatasan Kamboja-Thailand), Bavet (perbatasan Kamboja-Vietnam) dan Phnom Penh,(7 Juli 2023)

Dalam pertemuan tersebut, GDI Kamboja menginformasikan bahwa saat ini pihaknya telah selesai melakukan pendataan dan wawancara pada seluruh WNI yang berhasil diselamatkan tersebut serta sedang mengajukan proses repatriasi ke-41 WNI dimaksud kepada Kementerian Dalam Negeri Kamboja.

Pihak GDI Kamboja juga telah memberikan kesempatan kepada KBRI Phnom Penh untuk dapat bertemu, dan berkomunikasi dengan ke-41 WNI yang sedang berada di Immigration Detention Center Phnom Penh tersebut.

Ke- 41 WNI tersebut merupakan jumlah gabungan WNI dari 7 (tujuh) operasi penyelamatan yang berbeda oleh Cambodian National Police pada awal-awal bulan Juni 2023 lalu, setelah mendapatkan informasi dan laporan dari KBRI Phnom Penh mengenai keberadaan WNI tersebut. 4 (empat) dari 7 (tujuh) operasi penyelematan WNI tersebut diselamatkan dari perusahaan online scam yang beroperasi di wilayah perbatasan Kamboja dengan Vietnam yaitu di Bavet, Provinsi Svay Rieng.

KBRI Phnom Penh akan terus menjalin komunikasi dengan GDI dan juga ke-41 WNI tersebut guna mendorong percepatan proses repatriasi WNI ke Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *