DaerahHeadlineNasional

Kades Ciwangi Keluhkan Beras Bantuan Berkutu: kami panggil perwakilan Bulog minta ditarik kembali

626
×

Kades Ciwangi Keluhkan Beras Bantuan Berkutu: kami panggil perwakilan Bulog minta ditarik kembali

Sebarkan artikel ini

Purwakarta, – Kepala Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, mengungkapkan keluhannya terkait bantuan sosial (bansos) berupa beras 10 kilogram yang diterima oleh masyarakat desa.

Ia menyatakan bahwa kualitas beras yang dibagikan dalam program tersebut sangat mengecewakan, di mana banyak di antaranya ditemukan berkutu.

Hal ini tentunya menimbulkan keresahan di kalangan warga yang mengharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban mereka di tengah situasi ekonomi yang sulit.

Kades Ciwangi, Abdul Hakim, menyampaikan bahwa warga desa sangat mengharapkan bansos sebagai solusi dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka, yang berkepanjangan dampak yang dirasakan saat ini. Namun, harapan tersebut berbanding terbalik dengan realitas yang ada.

“Kami sangat menyayangkan kualitas beras yang diterima. Sebagian besar beras tersebut tidak layak konsumsi karena sudah berkutu. Kami merasa ini adalah sebuah masalah serius yang harus segera ditangani,” ungkapnya saat ditemui di balai desa.

Lebih lanjut, Abdul Hakim menjelaskan bahwa kedatangan bansos beras ini seharusnya menjadi angin segar bagi masyarakat.

“Yang sudah kami salurkan sebanyak 115 dari 258 penerima,”katanya.

Namun, ketika beras yang dibagikan justru bermasalah, maka hal ini hanya akan menambah beban pikiran bagi mereka yang sudah terpuruk.

“Kami tidak ingin masyarakat kecewa. Bantuan sosial seharusnya bisa membantu, bukan malah menambah masalah baru.”katanya.

Ia pun menegaskan akan memanggil perwakilan bulog untuk ditarik dan ganti,

“Kami akan mengundang pihak Bulog untuk menjelaskan situasi ini dan meminta agar ke depannya kualitas beras yang disalurkan benar-benar diperhatikan. Kami berharap ada langkah nyata dari mereka untuk menyelesaikan masalah ini.”tegasnya.

Sementara itu, beberapa warga juga menyampaikan keluhan serupa mengenai kualitas beras yang mereka terima. *** (Che)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *