ZR PALOPO — Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivits Mahasiswa Luwu Raya (GAM Luwu Raya) Menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Andi Djemma, tepatnya di traff light (lampu merah) depan Kantor Wali Kota Palopo. Selasa (21/5/2024).
Mereka meriakkan sekaitan Revisi UU MK yang di bahas secara senyap dan tidak sesuai prosedural sehingga mereka meminta kepada DPR-RI dan pemerintah untuk membatalkan Revisi UU Mahkamah Konstitusi.
Dalam aksinya para mahasiswa pengunjuk rasa membakar ban mobil bekas dan membentangkan spanduk yang bertuliskan grand isu “STOP LEMAHKAN MK”. Dan membawa Tuntutan Tolak RUU MK.
Jendral Lapangan, Yasir. Dalam orasinya menyampaikan. “Mahkama Konstitusi merupakan lembaga yudisial yang perlu di jamin kebebasannya sebagaimana dalam UUD 1945. Namun DPR-RI dan pemerintah di masa reses membahas UU MK secara senyap. Ini menandakan bahwa DPR dan pemerintah mencoba untuk mengantar MK ke jurang ke hancuran sebagai pelaku kekuasaan kehakiman yang dapat di intervensi”.

Wawan Kurniawan Jendral GAM Luwu Raya menambahkan. “DPR-RI dan pemerintah harus tau bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) meruapan lembaga independensi dan imparsialitas. Bukan partai politik yang bisa di ajak berkoalisi untuk melegalkan segala kepentingan politik di lembaga yudikatif maupun eksekutif.” Tutup Wawan Jendral GAM-Luwu Raya.












