Uncategorized

Dukung Transformasi Pertanian Modern, Wabup Hadiri Gerakan Tanam Padi PM-AAS

6
×

Dukung Transformasi Pertanian Modern, Wabup Hadiri Gerakan Tanam Padi PM-AAS

Sebarkan artikel ini

MOROWALI, SULTENG – Wakil Bupati (Wabup) Morowali, Iriane Iliyas, menghadiri kampanye tanam padi Sistem Pertanian Modern-Maju (PM-AAS) yang diadakan di Desa Lambelu, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowai, Sulawesi Tengah.

Kegiatan yang juga terkait dengan sosialisasi penerapan budidaya padi PM-ASS diprakarsai oleh Pusat Pelaksanaan Modernisasi Pertanian Sulawesi Tengah (Sulteng), untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional.

Mengawali pidatonya, Wabup Iriane Iliyas mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Morowali, beliau menyambut delegasi dari Pos BRMP Provinsi Sulteng di Bumi Tepe Asa Moroso, dalam rangka memulai modernisasi pertanian.

“Semoga kehadiran delegasi dari Pusat Pelaksanaan Modernisasi Pertanian Sulteng dapat memberikan dampak positif pada pertanian di Kabupaten Morowali, khususnya dalam meningkatkan hasil panen melalui penanaman padi dengan sistem PM-AAS,” harapnya.

Iriane Iliyas menyebutkan bahwa, total populasi di Morowali sekitar 200 ribu lebih, oleh karena itu modernisasi di sektor pertanian sangat dibutuhkan untuk mendukung peningkatan hasil panen, sehingga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi.

Iriana ilyas juga mengajak seluruh petani dan juga petugas penyuluh pertanian di Morowali untuk bekerja sama dalam memajukan pertanian di distrik tersebut, sesuai dengan program ketahanan pangan nasional yang merupakan pilar utama Asta Cita Presiden RI.

“Melalui pertemuan ini, saya juga menyampaikan kepada para petani, jika ada kendala atau masalah di lahan pertanian, mohon segera laporkan kepada pemerintah daerah melalui dinas pertanian, agar kendala yang dialami dapat segera ditemukan solusi terbaiknya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BRMP Sulteng, Ruslan Boy, SP, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari penugasan Kementerian Pertanian untuk mempercepat pelaksanaan penanaman melalui penerapan metode PM-AAS.

Menurutnya, pendekatan ini memprioritaskan efisiensi budidaya dengan menggunakan benih unggul, pemupukan seimbang, mekanisasi pertanian, serta memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan petani.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Distrik Morowali atas dukungan mereka terhadap implementasi PM-AAS di distrik tersebut, yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan di distrik tersebut.

“Kementerian Pertanian saat ini terus melakukan transformasi sektor pertanian untuk mencapai swasembada pangan, salah satu target utama melalui penerapan PM-AAS adalah meningkatkan produktivitas padi hingga minimal 10 ton per hektar,” katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Morowali, Abd. Muttaqin Sonaru, SP., Camat Bumi Raya, Armin, SE., Forkopimcam Bumi Raya, penyuluh pertanian, serta petani di Morowali yang bisa hadir.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *