DaerahHeadlineNasional

Dinas DLHP Sumsel Tindak Lanjuti Dari Aksi Unjuk Rasa Warga Selat Punai

1326
×

Dinas DLHP Sumsel Tindak Lanjuti Dari Aksi Unjuk Rasa Warga Selat Punai

Sebarkan artikel ini

Palembang zonareformasi.com Menindak lanjuti dari hasil aksi unjuk rasa warga Selat Punai RT 25-26 Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Kota Palembang Sumatera Selatan.pada hari kamis.tanggal. 03/07/2023 yang lalu di Kantor Gubernur, DPRD Sumsel

Pasca ujuk rasa yang di lakukan warga Selat punai pada hari ini Selasa 08/07/2023 Tim dari DLHK Propinsi Sumsel turunkan tim ke lokasi guna melakukan pengecekan/sampling memasang alat ukur kualitas udara jenis pm 10 pm 2.5 TSP dari labolatorium lingkungan Sumsel di 2 titik yaitu RT 25 dan 26 selama 24 jam.

Ketua tim dari DLHP Bapak Yulkarpramius. S.Mtp yang di wakili oleh Kasi pengaduan dan Penegakan lingkungan ibu Erni Yusnita.SH.M.Si menjelaskan saya bersama tim turun ke lokasi menindak lanjuti dari tuntutan masyarakat Selat Punai yang resah dari dampak bongkar muat PT RMK Energy selama lebih kurang 10 tahun ini.
Beliau menambahkan dari hasil pantauan/ pengecekan laboratorium biasanya 15 hari ke depan karena proses analisa.nanti akan kami laporkan sesuai hasil yang kami dapat dari lapangan tegasnya

Komite sekolah pikri menegaskan harapannya terkait juga dengan SDN 152 selat Punai yg langsung berdepanan dengan Jetty RMK,yaitu anak-anak sekolah pun para guru bisa belajar dang mengajar dengan nyaman tanpa resah akibat debu batu bara dari PT.RMK sehingga proses belajar mengajar Berjalan dengan baik,dan pihak PT.RMK dapat memberikan bantuan yang betul-bermanfaat bagi murid dan guru,

sangat di sayangkan anak-anak sekolah generasi penerus yang proses belajar meraka harus bergelut dengan debu,baik dari pakaian,badan,dan ruangan belajar pungkasnya

Erwin selaku salah satu warga selat Punai berharap agar dengan datang nya tim dari DLHP Sumsel mendapat kan hasil apa yang di dapat reel di lapangan.
Harapan kami tidak hanya dengan tes laboratorium saja namun kiranya kepada instansi pemerintah terkait dapat turun langsung lihat kondisi warga yang hidup di pinggiran perairan perbatasan kota Palembang dan kabupaten muara Enim yang rata-rata hidup di garis kemiskinan dan di tambah lagi dengan polusi debu hasil bongkar muat PT RMK selama ini.semoga dengan hasil dari sampling ini dapat di jadikan salah satu bahan untuk instansi terkait baik dari DLHP Sumsel, DPRD Propinsi Sumsel, Polda Sumsel serta instansi terkait dapat menindak lanjuti dari tuntutan warga selat Punai RT 25 dan 26 Kelurahan Pulo Kerto dapat merasakan kesejahteraan hidup di lingkungan PT RMK dapat menyalurkan dana anggaran CSR sesuai aturan yang ada tegasnya

Sampai pemberitaan ini di terbitkan, tim media ini belum dapat mengkonfirmasi kepada pihak penanggung jawab perusahaan PT. RMK terkait hal di maksud dan media ini akan terus melakukan penelusuran agar dapat mengkonfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk keseimbangan berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *