Ogan komering ilir-Pembangunan jalan usaha tani (jut) jalan setapak yang menuju kepersawahan desa sepang dusun 01 kecamatan pampangan kabupaten ogan komering ilir diduga mengunakan dana siluman, dengan tidak adanya papan proyek dan tampak pembangunannya asal jadi saja.
Diduga berdasarkan temuan dilapangan banyak sekali kejanggalan dari tidak sesuainya pengerjaan, terlihat banyaknya batu yang menyembul diatas serta terlalu kasarnya lantai dasar.berdasarkan keterangan masyarakat setempat yang sempat kami jumpai mereka memberikan penjelasan.
” Bangunan jalan setapak ini caknye dak
tahan lamo.paleng lama setahun karno kasar nian bangunannyo,batu dengan pasir dak seimbang dengan semen” ucap warga yang tidak mau disebutkan namannya.
Lanjutnya, “kami ini kepengen jalan setapak dusun itu bagus, tahan lamo idak cak yang sudah setahun lah rusak bejalan lagi susah apo lagi bawak motor untuk ngumbal padi kalu waktu panen kagek”.
Ditempat lokasi pengerjaan kami bertemu dengan pihak pelaksana lapangan kepala tukang salim, dan sempat bertanya untuk meminta keterangan “kami ini cuma begawe bae pak, mano kato bos kami gaweke”. Ucapnya lalu pergi.
Miris Pembanguna jalan yang seharusnya diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat dan berguna untuk memajukan perekonomian masyarakat,diduga disalah gunakan oleh pihak pemborong yang hanya mementingkan keuntungan pribadi saja. dengan menyoroti masalah ini penataan dan pengelolaan dana yang sesuai perlu segera ditindak lanjuti oleh pihak terkait untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana dari pemerintah oki.
Penelusuran kami lanjut kedinas ketahanan pangan,tanaman pangan dan holtikultura oki. untuk mempertanyakan bangunan tersebut kepada kabid psp Deni darmawan,pada saat kami masuk ke ruangannya hanya stafnya yang menemui kami.
“pak kabid dak katek dikantor lagi dinas diluar, kagek kami sampaikan apo permasalahnyo,jugo cuma pak kabid yang pacak menjawabnya. “ucapnya.
Dari temuan diatas tadi dugaan kuat bahwa mereka memang telah berniat dan mempersiapkan untuk melakukan tindakan korupsi dari anggaran dananya.dengan tidak adanya papan keterangan proyek apa yang sedang dikerjakan sengaja mereka tutupi nampak seperti pembangunan ini menggunakan dana siluman yang entah dari mana datangnya.
Kami berharap pada pihak yang terkait agar segera menindak dan melakukan investigasi ulang atas temuan kami ini agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran yang telah dikeluarkan oleh pihak pemerintah.kedepannya,agar pembangunan ini berguna untuk kepentingan masyarakat.
Kami dari awak media setempat akan terus memantau dan mengawasi setiap kegiatan yang ada di daerah kami dan sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari dinas terkait.












