ZR Tegal,-– Kepala Dinas pemberdayaan masyarakat dan desa kabupaten Tegal, Teguh Mulyadi, SKM,MM, memimpin rapat koordinasi pelaksanaan screening anak terindikasi Stunting di aula desa Balapulang wetan kecamatan Balapulang kabupaten Tegal.4/juni 2024
Acara dihadiri kepala puskesmas balapulang, dr. Dyah Elly, kades balapulang wetan Misbahul Munir, kasi Pemberdayaan Masyarakat kecamatan Suparto, SIP,MM, Kanit binmas Darsono, jajaran bidan dan kader posyandu.
Penunjukkan Balapulang wetan sebagai lokus kegiatan karena merupakan penduduk terpadat dan terbanyak Stunting nya.
Dalam arahannya Kadis Permasdes mengatakan, semua biaya yang timbul dari kegiatan ini ditanggung oleh pihak CSR rumah sakit Adela Slawi, dengan rincian anak yang potensi Stunting Rp 500.000, yang positif Stunting Rp 1.000.000, per anak. Dan akan ditangani langsung oleh dokter spesialis anak yang ada di rumah sakit tersebut. Ini adalah kerja kolaborasi antara Dinkes, RS Adela, puskesmas, kecamatan, desa dan posyandu.

Harapan dari kegiatan ini adalah mengurangi anak Stunting yang ada di kecamatan Balapulang, dan menghilangkan stigma bahwa desa Balapulang wetan sebagai desa Stunting tertinggi. Dan stempel desa miskin ekstrim akan lenyap. (Parto)












