ZR Purwakarta,– Puluhan peternakan ayam di Kecamatan Jatiluhur terancam ditutup apabila pengusaha atau pemilik peternakan tidak mengurus izin lingkungan. Selama ini, warga yang berdomisili di sekitar peternakan ayam sering mengeluhkan kondisi lingkungan yang kotor dan bau tidak sedap.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Siti ida hamidah, mengatakan sesuai aturan para pemilik peternakan ayam harus meminta izin kepada warga sekitar yang berdomisili di sekitar kandang ayam. Namun kenyataannya, para pengusaha ternak ayam langsung mendirikan kandang ayam tanpa meminta izin warga sekitar sebelumnya. “Kami minta agar pemilik ternak ayam mengurus izin lingkungan agar tidak ada komplain dari warga sekitar,” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya sering menerima pengaduan dari warga yang resah karena lingkungannya kotor akibat dampak adanya kandang ayam. Apalagi pemilik peternakan ayam juga enggan mengurus izin lingkungan. Apabila telah mengantongi izin lingkungan maka segera dilaporkan ke instansi terkait agar diinventarisasi. “Masih banyak pengusaha peternakan ayam yang tidak mengurus izin lingkungan, tahu-tahu kami mendapatkan aduan dari warga yang akan menyegel kandang ayam. Kesadaran pemilik peternakan ayam sangat minim,” katanya. pengusaha peternakan ayam yang melaporkan izin lingkungan ke Disnakan berjumlah 10 orang. Padahal, peternakan ayam jenis Rakyat berjumlah puluhan yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten purwakarta
Sementara seorang pemilik peternakan ayam, menyatakan dia meminta izin kepada warga sekitar yang rumahnya berjarak sekitar 500 meter dari kandang ayam. Setelah disetujui warga maka dia baru berani mendirikan kandang ayam. Kandang ayam dengan permukiman penduduk berjarak minimal 500 meter.
Dia menambahkan para pemilik peternakan ayam kurang memahami aturan mengenai izin lingkungan tersebut. Sehingga mereka langsung mendirikan kandang ayam apabila sudah mendapatkan lokasi peternakan ayam. “Kebanyakan memang tidak tahu karena biasanya lokasi kandang ayam di tengah-tengah Lingkungan masyarakat ” imbuhnya.
Walapun di skala kecil Ayam yg ada sekarang 2500 ekor, rencana mau bangun kandang + 3500 ekor, jadi nanti total 6000, skala kecil.Karena skala kecil jd pada umum nya bs dimana saja. Tentunya tetap memperhatikam lingkungan sekitarnya.
Dan sudah kami arahkan untuk tetap mendaftarkan di OSS meski skala kecil Ungkap. Kepala Bidang Peternakan. (Wildan ) saat di kompirmasi melalui Watshap. Pungkasnya *** (Che)












