Kupang- Program studi ilmu komunikasi fakultas fisip universitas katolik widya mandira kupang menggelar debat yang bertema persepektif mahasiswa tentang pencalonan Gibran Rakabuming Raka yang maju menjadi calon wakil presiden 2024
Kegiatan debat ini dilakukan pada Jumat,15/12/2023 yang bertempat di gedung rektoran lantai 4 yang di hadiri oleh para dosen fisip dan mahasiswa.
Acara Debat ini dipandu oleh Foni Ingguliman dan, Archo Lywun dari mahasiswa fakultas hukum sebagai moderator. Tim debat dibagi dalam dua kelompok, yakni tim pro dan tim kontra, masing-masing diwakili oleh 6 mahasiswa prodi ilmu komunikasi.
kegiatan debat ini dilakukan sebagai proses pembelajaran mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berargumen dan berpikir kritis ungkap,” Innosensia E. I. Ndiki Satu S.Sos, M.I.Kom, ketua Prodi Ilmu Komunikasi.
Dengan bermodalkan pangalaman menjadi seorang wali kota itu belum cukup untuk maju menjadi seorang wakil presiden. Menjadi seorang pemimpin di kanca nasional Gibran harus benar-benar punya pengalaman yg lebih luas tenteng sistem politik, ekonomi, sosial budaya dan pendidikan di Indonesian secara menyeluruh bukan hanya di kota Solo. Ini Indonesia bukan kota Solo. Jadi untuk mengurus negara sebesar Indonesia, setidaknya seorang pemimpin harus berpengalaman menjadi legislatif tingkat nasional maupun eksekutif tingkat provinsi,”Ujar Yosep weruin Mahasiswa ilmu komunikasi
Dedi mahasiswa ilmu komunikasi mengatakan Gibran menjadi pemimpin karena memiliki pengalaman yang suda cukup, bukan seberapa lama menjadi wali kota Solo, tetapi seberapa besar pengalaman dalam membangun Solo sampai pada tahap internasional.
Kegiatan ditutup dengan saling bersalaman antara tim kontra dan tim pro, diikuti oleh sesi foto bersama .
Penulis :Sultan Abdullah.Mahasiswa Ilmu komunikasi unwira kupang.












