Bandung – kegiatan Sosialisasi kepada warga masyarakat untuk peternak sapi di wilayah Desa Srirahyu terkait penyakit Lumpy SKin Disease ( LSD ) Pada hewan ternak , yang di gelar langsung di Aula Desa Srirahyu, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Selasa ( 19/09/2023 ).
“Lumpy Skin Disease (LSD) atau cacar sapi/kerbau merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang utamanya menyerang hewan sapi. Penyakit ini dicirikan dengan adanya benjolan pada kulit sapi.
Virus penyebab LSD termasuk dalam genus Capripoxvirus yang ditularkan melalui antropoda, terutama serangga penghisap darah (lalat, nyamuk, caplak), pakan dan air yang terkontaminasi, serta penularan langsung melalui saliva, sekresi hidung, dan air mani.
“Menurut Kadis Pertanian Kabupaten Bandung, Ir. Hj. Ningning Hendasah, M.Si, Alhamdulillah hari ini kita di Cikancung kelompok tani Sri Rahayu dijadikan sebagai lokus administrasi iya ituh kasih kepada para petani mana mereka mengatasi ketahanan terhadap penyakit LSD, kalau yang kemarin di Tahun 2022 PMK penyakit mulut dan kuku Kalau dibanding dengan PMK dari sisi manfaat daging akan lebih tidak bermanfaat dan akan lebih ditolak oleh masyarakat, Jelasnya
Oleh karena itu Alhamdulillah kita dijadikan sebagai lokus sosialisasi di provinsi Jawa Barat sama dengan para sumber yang didatangkan langsung dari Australia, dengan gabus pindo dengan kadila dan juga dengan isti Allhamdulilah kita bisa mengedukasi masyarakat, Bagaimana penanganan LSD itu supaya nyah dari peternak kabupaten Bandung, Paparnya
“Masih lanjut,” Ir. Hj. Ningning Hendasah, M.Si, Dan kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan medis paramedik pak Kabid keswan RPH Pasar hewan dan juga dari koordinator UPTD keswan dan juga temen-temen koordinator di 10 keswan yang ada di kabupaten Bandung untuk memberikan pelayanan yang terbaik, mereka juga punya inovasi Posterling jesika itu merupakan suatu inovasi yang Kabupaten Bandung masuk 50 besar, dan mudah-mudahan ini bermanfaat untuk para peternak di Kabupaten Bandung, Pungkas Ir. Hj. Ningning Hendasah, M.Si,
Penulis: Deden












