MOROWALI,SULTENG-Jalan di Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah,kini dipenuhi ceceran material tanah yang berasal dari truk pengangkut timbunan.
Kondisi ini semakin memburuk saat hujan turun, mengubah ceceran tanah menjadi lumpur yang licin dan sangat membahayakan pengendara yang melintasi jalan tersebut.
Sejumlah warga dan para pengguna jalan mengeluhkan kondisi tersebut karena tanah yang berubah menjadi lumpur semakin meluas hingga menutupi seluruh jalan. Hal ini sangat mengganggu kestabilan kendaraan dan memperburuk kenyamanan warga yang melintas maupun warga sekitar.
“Kalau panas, jalan ini jadi berdebu. Kalau hujan, menjadi licin. Rasanya seperti tidak ada aturan buat truk pengangkut tanah ini, mereka bebas saja meski dampaknya seperti ini,” keluh seorang warga yang setiap hari melintasi jalan tersebut.
Lebih lanjut, warga menyampaikan padahal sudah ada aturan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Morowali kendaraan pengangkut timbunan harus ditutup dengan terpal , sehingga tidak ada tanah yang yang mengakibatkan jalan licin dan berlumpur saat turun hujan.
Warga berharap pihak kontraktor melakukan penyiraman dengan benar dari awal pekerjaan sehingga tidak seperti sekarang ini sudah tebal tanah yang jatuh baru disiram.
” Seandainya dari awal yang punya proyek melakukan penyiraman jalan tidak sampai berlumpur tebal seperti sekarang ini,” Keluhannya.
Pantauan awak media dilapangan Jum’at (17/01/2025) menunjukkan bahwa jalan tersebut nampak pecek berlumpur sehingga pengguna jalan harus extra hati-hati saat melintas dikawasan tersebut.
Sementara pihak awak media sudah berusaha melakukan konfirmasi di Kantor PUPR Kabupaten Morowali untuk menemui Kepala Dinas dan juga PPK proyek namun sedang tidak ada berada di kantor.
” Pak Kadis dan PPK proyek tersebut sedang tidak ada di kantor Pak,” Ujar salah satu staf PUPR.(TIM)












