Uncategorized

Sejumlah warga demo menutup jalan akses menuju PT. Kelantan Sakti 3 (KS 3) didesa ulak Depati, dan pihak pemerintah setempat diduga tutup mata atas kejadian ini

770
×

Sejumlah warga demo menutup jalan akses menuju PT. Kelantan Sakti 3 (KS 3) didesa ulak Depati, dan pihak pemerintah setempat diduga tutup mata atas kejadian ini

Sebarkan artikel ini

Ogan komering ilir.- miris kejadian serupa terulang lagi,masih persoalan perusahaan kelapa sawit PT.Kelantan Sakti 3 (KS3) . yang berlokasi di desa ulak depati kecamatan pampangan kabupaten ogan komering ilir sumatrra selatan.

Alasan warga berdemo menutup akses jalan.

Akses jalan yang ditutup warga terkait persoalan ganti rugi lahan persawahan 560 hektar dan rekrutmen karyawan setempat. Serta pembagian lahan plasma warga yang tak kunjung adanya kejelasan dari pihak perusahaan.

Berdasarkan keterangan warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan.

“Kami warga kecewa atas sikap pihak perusahaan PT. Kelantan Sakti 3 terkait lahan plasma kami yang tidak adanya kejelasan beritanya,” Lanjutnya

“Permasalahan selanjutnya terkait penerimaan karyawan baru, jika tidak adanya orang dalam yang ada di perusahan maka kemungkinan sulit untuk jadi karyawan PT. Kelantan Sakti 3,” tutupnya.

Tidak adanya peran serta pemerintahan setempat.

Sangat disayangkan lapangan pekerjaan yang seharusnya diperuntukan warga setempat untuk mencari sesuap nasi demi menghidupi keluarganya diabaikan oleh pemerintahan setempat.

Dugaan pun muncul, setelah melakukan penelusuran kami menemukan adanya kejanggalan yang terjadi di pemerintahan setempat, berdasarkan keterangan warga yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan.

“Kami dengar informasi bahwa pihak pemerintahan desa itu sudah mendapat uang Insentif dari perusahaan PT. Kelantan Sakti 3 (KS3) setiap bulannya dan juga pihak kecamatan mendapatkan uang insentif yang sama,”.

Dari penelusuran kami diatas, wajarlah jika pihak PT. Kelantan Sakti 3 bertindak semena- mena terhadap warga lokal karena sudah adanya dukungan dan perlindungan dari pihak pemerintahan setempat.

Seluruh warga yang berada di kecamatan pampangan berharap pada pihak yang terkait,meminta agar permasalahan ini segera diselesaikan. agar tidak adanya kejadian yang tidak kita inginkan dikemudian harinya.( Herdianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *