Uncategorized

Program MBG (Makan Bergizi Gratis) Dengan Penyajian Secara Prasmanan Di SMPN 7 Majalengka

321
×

Program MBG (Makan Bergizi Gratis) Dengan Penyajian Secara Prasmanan Di SMPN 7 Majalengka

Sebarkan artikel ini

Majalengka,– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Majalengka yang dimulai pada Senin (20/1/2025) bakal disajikan secara prasmanan.

Penyajian secara prasmanan ini dilakukan seperti saat simulasi MBG di SMPN 7 Majalengka pada Senin (16/12/2025), yang videonya viral di media sosial dan mendapat apresiasi dari warganet.

Pj Bupati Majalengka, Dedi Supandi, mengatakan bahwa MBG yang akan dimulai lusa tersebut menggunakan anggaran dari APBD, karena Pemkab Majalengka telah menganggarkan Rp5 miliar untuk program ini.

Rencananya, MBG yang didanai APBD Kabupaten Majalengka 2025 akan digelar selama sembilan hari, yaitu pada 20-25, 28, 30, dan 31 Januari 2025.

“Nantinya, para siswa hanya perlu membawa tempat makan dari rumah, kemudian dipersilakan untuk mengambil makanan sendiri, karena makanan akan disajikan secara prasmanan, seperti saat simulasi bulan lalu,” kata Dedi Supandi saat ditemui awak media di Pendopo Bupati Majalengka, Sabtu (18/1/2025).

Pihaknya mengakui bahwa saat simulasi MBG secara prasmanan ditemukan kendala, yakni antrean siswa saat mengambil makanan yang terlalu panjang, sehingga menghabiskan waktu istirahat.

Namun, kendala itu dipastikan telah diatasi, karena tempat pengambilan makanan disediakan di beberapa titik, sehingga siswa hanya perlu antre sebentar dan langsung menyantapnya.

Ia mengatakan bahwa pada simulasi di SMPN 7 Majalengka pada Desember 2024, hanya disediakan satu titik pengambilan makanan, yang mengakibatkan antrean siswa mencapai keluar ruangan.

“Masalah waktu ini sudah diatasi, sehingga dari pengambilan makanan hingga disantap masih cukup, dan antreannya juga dibuat tidak hanya satu baris,” katanya.

Dedi menjelaskan bahwa penyajian makanan secara prasmanan ini merupakan salah satu perbedaan antara MBG dari APBD Kabupaten Majalengka dan yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia memastikan bahwa MBG dari APBD Kabupaten Majalengka 2025 yang disajikan secara prasmanan juga akan dievaluasi sebelum MBG dari BGN dimulai pada awal bulan depan.

“Rencananya, kami akan mengevaluasi pelaksanaan MBG dari APBD pada 1-2 Februari 2025, karena MBG dari BGN akan dimulai di Majalengka pada 3 Februari 2025,” ujarnya.

Dedi juga menjelaskan alasan mengapa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menggunakan dana APBD disajikan secara prasmanan.

Dengan cara penyajian tersebut, para siswa dapat mengambil sendiri banyak atau sedikitnya nasi, lauk pauk, buah-buahan, hingga susu yang disajikan dalam MBG mulai Senin (20/1/2025).

Menurutnya, langkah ini juga meminimalisir sisa makanan yang tidak habis disantap oleh para pelajar yang menjadi penerima manfaat dalam program ini.

“Kami menilai penyajian MBG secara prasmanan ini tepat, karena siswa bisa memilih sendiri apa yang ingin dimakan, serta mengambilnya sesuai dengan porsi yang mereka inginkan,” kata Dedi. (M.Nur Rohim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *