Uncategorized

Perkuat Sinergi, Polisi Bersama Masyarakat Dan Instansi Terkait Dalam Penanganan KARHUTLA di Morowali

5
×

Perkuat Sinergi, Polisi Bersama Masyarakat Dan Instansi Terkait Dalam Penanganan KARHUTLA di Morowali

Sebarkan artikel ini

MOROWALI, SULTENG – Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” terus diwujudkan Polres Morowali melalui aksi nyata dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Salah satunya melalui pelaksanaan Operasi Aman Tinombala 2026 yang mengedepankan kolaborasi lintas instansi dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Morowali.

Di bawah kepemimpinan Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini, S.I.K., Polres Morowali terus memperkuat pendekatan kepolisian yang humanis, responsif, serta mengutamakan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat.

Semangat tersebut terlihat dalam penanganan karhutla di wilayah Desa Ambunu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali.

Personel Polres Morowali bersinergi dengan personel Brimob Polda Sulawesi Tengah, BPBD Kabupaten Morowali, unsur pencarian dan pertolongan (SAR), pihak perusahaan PT BTIIG, serta unsur terkait lainnya dalam penanganan kebakaran di wilayah tersebut.

Kolaborasi berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam upaya penanganan kebakaran hingga api berhasil dipadamkan.

Melalui Operasi Aman Tinombala 2026, Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., menempatkan keselamatan masyarakat, pencegahan bencana, serta sinergitas lintas sektoral sebagai prioritas pelaksanaan tugas kepolisian.

Polres Morowali tidak hanya mengedepankan tindakan pemadaman dan penegakan hukum, tetapi juga memperkuat edukasi, deteksi dini, patroli, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mencegah terulangnya kebakaran.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, yaitu menghadirkan Polri bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan lingkungan.

Keberhasilan penanganan kebakaran di Desa Ambunu merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan berbagai unsur.

Polres Morowali menyampaikan apresiasi kepada Brimob Polda Sulawesi Tengah atas dukungan personel dan kesiapsiagaan di lapangan, BPBD Kabupaten Morowali atas koordinasi penanggulangan bencana, serta unsur SAR atas dukungan dalam penanganan kondisi darurat.

Apresiasi juga diberikan kepada PT BTIIG atas dukungan perusahaan, pemerintah kecamatan dan desa, unsur pemadam kebakaran, serta masyarakat yang turut membantu upaya penanganan karhutla.

Peran seluruh pihak tersebut menunjukkan pentingnya semangat gotong royong dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Komitmen Polres Morowali untuk semakin dekat dengan masyarakat juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembinaan, pelayanan, dan pendekatan sosial.

Dalam penanganan karhutla, semangat tersebut diterjemahkan melalui kerja sama nyata antara aparat kepolisian, pemerintah, perusahaan, dan warga di lapangan.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu, melindungi, dan menjadi bagian dari solusi.

Operasi Aman Tinombala 2026 yang berlangsung sejak 28 Oktober hingga 31 Desember 2026 menjadi salah satu wujud komitmen Polres Morowali dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Melalui kepemimpinan AKBP Reza Khomeini, S.I.K., Polres Morowali terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Brimob, BPBD, SAR, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

Semangat kebersamaan ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keamanan dan keselamatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

POLRES MOROWALI — POLISI BERSAMA MASYARAKAT.

Bersinergi dalam pengabdian, hadir untuk melindungi, bersama menjaga Morowali.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *