MOROWALI SULTENG – Dikawal oleh ribuan pendukung dan simpatisan Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Morowali, Kuswandi-Syahnil Umar (KUSUKA) datang ke kantor KPU Morowali mendaftarkan diri sebagai salah satu peserta kontestan pada Pilkada Tahun 2024.
Pasangan tersebut datang ke KPU Morowali sekira pukul 14.00 wita, Rabu (28/08/2024) dengan dikawal oleh ribuan massa pendukungnya serta para pimpinan Parpol dan LO.
Dari Posko pemenangan Pasangan KUSUKA dengan pendukungnya konvoi dari arah Bungku melalui Jalan Jalur 16 Ring Road bawah menuju Kantor KPU Morowali.
Calon Bupati Kuswandi yang didampingi oleh wakilnya Syahnil Umar usai melaksanakan proses tahapan pendaftaran kepada awak media mengatakan bahwa pasangan KUSUKA telah melewati banyak hal tantangan sampai akhirnya pada prosesi pendaftaran di KPU Morowali juga mengalami tantangan yang luar biasa.
“Tadi ada sedikit kendala karena sekretaris Partai HANURA yang kurang terkonfirmasi, tapi saya mau bilang kepada teman-teman relawan dan kita semua bahwa seperti inilah perjalanan kita selama ini selalu ada tantangan, selalu ada badai, selalu ada gelombang, tetapi hanya pelaut yang handal yang bisa melewati semua itu,”kata Kuswandi.
Kuswandi juga tak lupa mengucapan terima kasih kepada pihak penyelenggara dalam hal ini KPU Morowali maupun Bawaslu Morowali serta pihak ke amanan yang telah melaksanakan proses tahapan Pilkada Morowali dengan harapan berjalan baik.
“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua KPU dan jajarannya, demikian juga Ketua dan anggota Bawaslu Morowali serta aparat keamanan. Semoga pilkada Morowali berjalan aman dan lancar,” tutup Kuswandi.
Sementara itu Ketua KPU Morowali Adhar mengajak kepada seluruh komponen baik pemerintah, partai politik dan seluruh pemangku kepentingan bersama-sama mengawal seluruh proses pelaksanaan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Morowali dengan sebaik-baiknya.
Ditambahkan Adhar suksesnya pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakii Morowali bukan hanya menjadi tanggung jawab KPU Morowali melainkan tanggung jawab bersama karena tanpa dukungan dari semua pihak KPU Morowali tidak dapat melaksanakan seluruh tahapan ini dengan baik.
“Oleh karena itu, mari kita saling berkolaborasi menyamakan persepsi dan koordinasi efektif serta saling bersinergi dalam mewujudkan pemilihan kepala daerah yang aman damai sejuk dan demokratis,” tutup Adhar.(Redaksi)












