Uncategorized

Kontingen Kafilah Morowali Raih Peringkat II Pada MTQ Ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulteng

6
×

Kontingen Kafilah Morowali Raih Peringkat II Pada MTQ Ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulteng

Sebarkan artikel ini

MOROWALI, SULTENG– Kontingen Kafilah Kabupaten Morowali berhasil meraih peringkat II pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Kabupaten Sigi. Prestasi tersebut menempatkan Morowali sebagai salah satu daerah terbaik setelah kota Palu dari 13 kabupaten dan kota peserta yang mengikuti ajang syiar Islam bergengsi tingkat provinsi.

Penetapan peringkat kafilah berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 02/DH/MTQ-XXXI/VI/2026 tanggal 13 Juni 2026 tentang Penetapan Juara Umum dan Peringkat Kafilah. Dalam keputusan tersebut, Kabupaten Morowali ditetapkan sebagai peringkat II setelah berhasil mengumpulkan poin sebanyak 219 dari berbagai cabang perlombaan yang dipertandingkan selama pelaksanaan MTQ.

Pengumuman hasil perlombaan disampaikan pada acara penutupan MTQ ke-XXXI yang berlangsung di Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sabtu (13/06/2026) malam.

Acara penutupan dihadiri oleh jajaran pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota, dewan hakim, serta seluruh kafilah peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Morowali, Abdul Rifa’I Rone kepada awak media Senin (15/06/2026) mengatakan Keberhasilan yang diraih Kontingen Kafilah Morowali tidak terlepas dari kerja keras para peserta, pelatih, pembina, serta dukungan pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan secara berkelanjutan.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan tilawah, tahfiz, dan cabang-cabang MTQ lainnya di Kabupaten Morowali terus menunjukkan perkembangan yang positif,” Kata Rifa’i.

Menurut Rifa’i prestasi peringkat II tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi Kafilah Morowali untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan kemampuan peserta pada ajang MTQ mendatang.

” Ini menjadi kebanggaan daerah, keberhasilan tersebut juga diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi Qurani yang mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutup Rifa’i.(*/Nisa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *