Zonareformasi.com,Semaya, Lombok Timur – Ketua Lembaga Pemuda dan Masyarakat (LPM) Desa Semaya melontarkan kritik tajam terhadap kinerja pejabat yang dianggap tidak bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Pernyataan ini disampaikan pada Senin (17/2), menyoroti ketimpangan antara hak dan kewajiban aparatur pemerintah.
“Seharusnya pejabat begitu, karena gajinya kan dari uang rakyat, harus benar-benar bertanggung jawab dong. Masak cuma gaji doang dinikmati tapi kewajibannya dilalaikan. Sontoloyo, planga-plongo!” ujarnya dengan nada kecewa.
Pernyataan ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, yang selama ini juga merasa resah dengan pelayanan publik yang kurang optimal. Kritik ini menegaskan bahwa pejabat bukan hanya berhak menerima gaji, tetapi juga harus menunjukkan kinerja yang sepadan dengan tanggung jawab yang diemban.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait. Namun, suara keras dari Ketua LPM ini bisa menjadi pemicu bagi para pejabat untuk lebih serius dalam menjalankan tugasnya.
Apakah pernyataan ini akan menjadi dorongan untuk perubahan? Ataukah hanya akan berlalu tanpa tindak lanjut? Masyarakat kini menanti bukti nyata, bukan sekadar retorika kosong.
(IB)












