HeadlineRagam

H.Raka Adiputra .S.S.T.P .M.I.P Sekcam Solear Waspadai DBD, Imbau Ke Para Kades Untuk Sosialisasikan Ke Warganya 

114
×

H.Raka Adiputra .S.S.T.P .M.I.P Sekcam Solear Waspadai DBD, Imbau Ke Para Kades Untuk Sosialisasikan Ke Warganya 

Sebarkan artikel ini

TANGERANG – Camat Solear Rizkia Nurul Fajar .S.S.T.P.M.Si yang di wakili oleh Sekcam H.Raka Adiputra.S.S.T.P.M.I.P mengingatkan dan menghimbau Kepada Para Kades yang ada di wilayah Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang untuk memberikan Sosialisasi ke masyarakat untuk mewaspadai ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang mengintai di saat musim penghujan seperti saat ini dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hal itu disampaikanya saat menghadiri Musdes Cikuya di Aula Kantor desa Cikuya , Pada Selasa 30 / 9 / 2025

Adapun yang harus kita perhatikan adakah

“Tampungan air alami di barang bekas atau wadah yang bisa menampung air hujan di sekeliling tempat tinggal menjadi tempat berkembang biak jentik nyamuk DBD. Jadi, PHBS menjadi salah satu antisipasi agar tubuh kita tetap sehat, ” ucapnya

Dia menyebut, selain menerapkan PHBS, upaya pencegahan DBD bisa dilakukan dengan  menerapkan Satu Rumah Satu Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Setiap rumah dapat memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk tanpa menunggu kader atau petugas yang datang.

“Kita harus memulai dari rumah sendiri untuk menjadi Jumantik sehingga, keluarga dan rumah kita aman serta lingkungan dan tetangga kita juga dapat meniru hingga menerapkan hal yang sama menjadi Jumantik,” katanya.

Oleh karena itulah Sekcam H.Raka Adiputra.S.S.T.P .M.I.P meminta kepada para Kades yang ada di 7 tujuh Desa untuk menyampaikan kepada masyarakatnya mengoptimalkan kegiatan pemberantas sarang nyamuk (PSN) dengan 3M plus. Yakni menguras, menutup tempat penampungan air, serta mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Sedangkan plus yang dimaksud yaitu menggunakan lotion penolak nyamuk, menanam tanaman penolak nyamuk di sekitar rumah, serta memelihara ikan pemakan jentik di kolam. Dengan cara itu kita bisa terhindar dari penyakit Demam Berdarah,” ujarnya.

Adapun upaya lainnya yang harus kita lakukan dalam pencegahan dan pengendalian DBD adalah:

– Meningkatkan peran masyarakat utk melaporkan dengan segera kasus DBD ke Puskesmas setempat dengan dilengkapi laporan Kewaspadaan Dini Rumah Sakit (KDRS) untuk dapat segera ditindak lanjuti.

– Penyuluhan masyarakat tentang Pencegahan dan Kewaspadaan terhadap penyakit  DBD.

– Pemberian Lavarsida pada daerah dengan terdapat tampungan / genangan air dengan jumlah yang banyak.

– Pelaksanaan Fogging Focus hanya bagi daerah yang sudah dilakukan Penyelidikan Epidemiologi dan termasuk kriteria pelaksanaan fogging.

– Monitoring dan bimbingan ke puskesmas puskemas untuk pembinaan dan penguatan kemampuan petugas  puskesmas dalam tata laksana kasus DBD diwilayah masing masing.

– Sosialisasi kader jumantik untuk penggiatan kembali Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik di wilayah desa/kelurahan.

– Imbauan dengan  membuatkan Surat  Kewaspadaan DBD dan pengendalian DBD dengan Gerakan Bulan Bakti Pemberantasan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang langsung ditanda tangan oleh Bupati Kabupaten Tangerang dan diedarkan ke seluruh perangkat daerah untuk selanjutnya diteruskan sebagai imbauan ke masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *