Purwakarta, zonarefomasi.com. — Pringatan Haul Syekh Baing Yusuf ke-170 di Masjid Agung Purwakarta dipadati masyarakat dari berbagai daerah pada hari pertamanya, Sabtu (24/8/2024) pagi
Diketahui, kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari sejak Sabtu (24/8) hingga Senin (26/8/2024).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB dan diawali dengan ziarah tawasulan ke Maqbarah Syekh Baing Yusuf tersebut dihadiri oleh H. Budi Hermawan Bersama Tim Rekan Budi Hermawan (RBH) Calon Wakil Bupati Purwakarta
Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh KH Ahmad Ginanjar Syaban selaku Pakar Naskah Islam Ulama Nusantara dan Prof Rusli Salam dari Arsip Nasional Republik Indonesia.(RI)
H. Budi Hermawan mengatakan, Haul ke-170 R. H Muhammad Yusuf bin Aria Jayanegara atau lebih di kenal Syeikh Baing Yusuf yang selalu diperingati setiap tahun ini, didasari dan dilandasi untuk mengenang dan mengingat jejak kiprah mahaguru ulama sebagai pewaris para nabi, sebagai wujud kehormatan masyarakat Purwakarta kepada Syekh Baing Yusuf atas perkembangan Islam di Kabupaten Purwakarta.
Dengan di selenggarakannya acara haul ini, ia berharap semoga umat Islam khususnya masyarakat kabupaten Purwakarta dapat memperkuat ukhuwah wathaniyah.
“Serta dapat menggunakan kesempatan yang baik ini sebagai media silaturahmi dan bersatunya umat Islam untuk kemajuan pembangunan bangsa dan negara termasuk Kabupaten Purwakarta,” ucap H. Budi Hermawan
Sabtu (24/8/2024).
Sejarah Baing Yusuf Purwakarta
Sejarah masuknya agama Islam di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tak bisa dipisahkan dengan berdirinya Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta.
Masjid yang didirikan oleh Raden H Mochammad Joseoef bin Raden Djajanegara pada 1826 itu terletak di Jalan Gandanegara, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, tepatnya di dekat kantor pemerintahan Kabupaten Purwakarta.
Di ketahui, masjid tertua di Purwakarta itu sudah mengalami sejumlah renovasi. Bahkan pada tahun 1994, bangunan tersebut dihancurkan dan hanya menyisakan empat tiang atau pilar dan dua menara.
Pengurus Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta, Iing Solihin yang juga keturunan keenam dari Raden Mochammad Joseof atau menceritakan awal mula dibangunkannya masjid pertama di dataran Purwakarta ini.
Iing menjelaskan, Raden Mochammad Joseof atau yang dikenal dengan Syekh Yusuf merupakan keturunan dari Prabu Siliwangi 1 yang ke 21.
Dirinya mengatakan, Syekh Yusuf sudah mendalami ajaran agama Islam sejak kecil saat tinggal di Bogor. Bahkan, pada usia 7 tahun Syekh Yusuf sudah bisa berbahasa arab. Ucapnya H. Budi Hermawan Melanjutkan kegiatan acara Berbagi Santun Yatim, Piatu dan Jompo di Lingkungan masyarakat yang ada di lingukungan Masjid Baing Yusuf dan sekitarnya Ungakap. H. Budi Hermawan “Purwakarta, Cantik, Bertaqwa ”
(Che)












