Uncategorized

FORBES Lakukan Unras, Tuntut Jalan Tani Dikembalikan Menjadi Aset Desa Ambunu

261
×

FORBES Lakukan Unras, Tuntut Jalan Tani Dikembalikan Menjadi Aset Desa Ambunu

Sebarkan artikel ini

MOROWALI,SULTENG, Buntut dari konflik jalan tani yang tak kunjung ada titik temu kedua belah pihak ,puluhan masyarakat Desa Ambunu yang mengatasnamakan Forum Ambunu Bersatu (FORBES) melakukan aksi unjukrasa mendatangi Rumah Jabatan Bupati Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah Rabu (10/07/2024).

Mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan Forum Ambunu Bersatu, Kembalikan Hak Kami Jalan Tani Desa Ambunu dan sejumlah Poster lainnya.

Aksi tersebut dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) Ramadhan, yang didampingi oleh sejumlah perangkat Desa yakni Badan Perwakilan Desa (BPD) bahkan hadir pula Kades Ambunu.

Dalam orasinya Ramadhan selaku koordinator aksi mengatakan bahwa masyarakat Desa Ambunu meminta dua hal yakni pihak pemerintah mengeluarkan dokumen terkait MoU dengan perusahaan PT BTIIG dan kembali jalan tani sebagai aset Desa.

“Tuntutan kami jelas,
1. Gelar dokumen, buka MoU dan Batalkan.
2. Kembalikan aset jalan tani Ambunu sebagai milik aset Desa Ambunu itu saja tuntutan kami,” Kata Ramadhan.

Setelah satu jam melakukan orasi secara bergantian akhirnya Sekab Morowali Yusman Mahbub yang juga Plh Bupati Morowali menemui masyarakat yang melakukan aksi unjukrasa.

Selanjutnya diadakan pertemuan antara masyarakat dan Plh Bupati Morowali diruang Aula Rumah Jabatan Bupati membahas terkait masalah jalan tani tersebut.

Aksi tersebut adala tuntutan masyarakat Desa Ambunu yang sudah beberapa kali melakukan blokade jalan tani yang telah dikuasai secara sepihak oleh perusahaan PT. Baosuhuo Taman Industry Investemen Group (BTIIG).

Klaim sepihak oleh perusahaan dengan membuat kontrak kerjasama (MoU) antara BTIIG dengan Pemda Morowali, dengan sebutan tukar guling aset desa. Jalan tani desa Ambunu sepanjang 4 kilometer yang dikompensasikan dengan rencana perluasan runway bandara udara Morowali, jika dirupiahkan sebesar Rp 82 Miliar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *