MOROWALI,SULTENG-Ratusan warga dari 13 desa lingkar tambang yang mengatasnamakan From Perjuangan Rakyat Lingkar Tambang (FPRLT) menggelar aksi demonstrasi di Kantor PT Vale Blok Bahodopi Utara Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Senin (13/10/2025).
Mereka menuntut PT Vale untuk segera merealisasikan 15 poin yang menjadi tuntutan masyarakat lingkar tambang dan janji-janji PT Vale yang dinilai tidak kunjung terealisasi sejak puluhan tahun silam perusahaan beroperasi di wilayah tersebut.
Koordinator Lapangan Asnan dalam orasinya menyampaikan 15 poin tuntutan sebagai berikut:
1. Secara khusus mendesak PT Vala, untuk segera membuka rekrutmen tenaga kerja lokal dengan komposisi 80% lokal dan 20% non lokal.
2 Mendesak PT Vale untuk memberdayakan seluruh pengusaha local secara merata di 13 desa pemberdayaan.
3. Mendesak PT Vale untuk segera membuka rekrutmen HRD lokal dari 13 desa pemberdayaan dengan status permanen.
4. Mendesak PT Vale untuk membatalkan hasil rekrutmen non lokal bulan september untuk pengisian poisi project offcer, survei engineer, senior risk managemen analyst,reciamation dan rehabiltation engineer, unior reclamation dan rehabiitation engineer, junior environment enginear, juniar mine operation engineer, project et engineer, junior construction engineer, port & barging coordinalor, planner & & scheduler.
5. Mendesak PT Vale untuk segera membuka rekrutmen humas di setiap desa secara permanen.
6. Segera memulangkan karyawan non lokal yang berstatus permanen.
7. Mendasak PT Vale untuk segera melakukan kontrak kerja minimal satu tahun.
8. Mendesak PT Vale untuk memerintahkan perusahaan subkon untuk memberikan upah minimum Sektoral Kabupaten (UMSK).
9. Mendesak PT. Vale untuk segera membangun Halte disetiap Desa Binaan untuk penjemputan karyawan.
10. Mandesak PT. Vale untuk segera memberdayakan Bumdes di 13 desa
pemberdayaan.
11. Mendesak PT. Petrosea untuk memulangkan karyawan non lokal dan
membuka rekrutmen tenaga kerja dengan komposisi 80% lokal dan 20% non kokal dengan tidak mensyaratkan pengalaman kerja dan merealisasikan janji PPM di 13 desa pemberdayaan
12.Mendesak PT Vale untuk segera menaikkan alokasi jumlah PPM 13 desa pemberdayaan.
13.Mendesak PT Vale untuk segera merealisasikan janji pembangunan pabrik di blok bahodopi serta membangun fasitas penunjang tormasuk Sekolah dan Rumah Sakit non permanen.
14.Mendesak Jajaran Diraksi PT Vale untuk segera mengevakuasi dan mencopot unsur pimpinan project IGP Morowali Sdr Asril, Sdr Wafir, Sdr Suryono Had Hendri Missol, Sdr Dwinda Wibowo, Fany Lasmawandi karena dinilai telah menginjak-injak harga diri masyarakat lokal dan tidak menghargai dimensi kearifan lokal di 13 desa Pemberdayaan dan ingkar terhadap hasil konsultasi publik amdal
projeck IGP Morowali.
15.Mendesak PT Vale untuk memberikan perlakuan khusus bagi masyarakat Onepute Jaya yang terdampak debu dan polusi udara akibat aktiftas kegiatan hauling.
Setelah dilakukan orasi secara bergantian akhirnya menegemen perusahaan PT Vale bersedia melakukan dialog dengan perwakilan masyarakat 13 Desa pemberdayaan yang bertempat di kantor PT Vale IGP Morowali.
Setelah dilakukan dialog bersama yang berjalan dengan alot akhirnya pihak perusahaan menyepakati 15 tuntutan massa aksi dalam bentuk berita acara yang ditandatangani oleh kedua belah pihak baik perusahaan maupun perwakilan masyarakat yang disaksikan langsung oleh wakil Bupati Morowali dan anggota DPRD Morowali.
Adapun 15 poin yang disepakati dalam bentuk berita acara sebagai berikut:
1. PT. Vale berkomitmen akan menjalankan Porsi Penerimaan Tenaga Kerja berdasarkan dengan perbandingan 70% Lokal dan 30% Non Lokal dan merujuk kepada aturan pemerintah yang berlaku. Dimana porsi untuk tenaga kerja lokal dengan tidak mensyaratkan pengalaman kerja.
2. PT Vale berkomitmen melaksanakan pemberdayaan kepada seluruh Pengusaha Lokal secara merata di 13 Desa Pemtberdayaan, dengan ifasilitasi oleh Asosiasi diwilayah Desa Binaan dan Pemerintah Daerah Morowali serta akan melakukan Pertemuan Lanjutan.
3. Untuk reckruitmen HRD dan HUMAS lokal (13 desa binaan) dengan status permanen, maka PT Vale Indonesia akan melakukan koordinasi lanjutan dengan Dinas Tenaga Kerja Morowali.
4. PT Vale melakukan penghentian sementara terkait reckruitmen tenaga kerja yang telah berjalan, jika dikemudian hari dibutuhkan maka akan berkoordinasi dengan PEMDA Morowali dan pemdes di 13 Desa Binaan.
5. PT Vale akan melakukan evaluasi terhadap karyawan non lokal yang berstatus permanen di internal managemennya.
6. PT Vale berkomitmen untuk segera memerintahkan seluruh kontraktornya
membatalkan Sistem Kerja Tenaga Harian Lepas dan memberlakukan Kontrak Kerja minimal 1 (satu) tahun.
7. PT Vale berkomitmen untuk segera memerintahkan seluruh kontraktornya
menerapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) dan berkordinasi
dengan Dinas Tenaga Kerja kab. Morowali.
8. PT Vale siap membangun halte disetiap desa binaan dan berkordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait lainnya.
9. PT Vale akan berkordinasi dengan Pemerintah Desa terkait Pemberdayaan Bumdes di 13 Desa Pemberdayaan.
10.PT Vale akan melakukan evaluasi terhadap PT Petrosea sehubungan dengan Recruitmen Tenaga Kerja Lokal dan Memonitor Pelaksanaan Program PPM di 13 Desa Pemberdayaan dan tetap berkoordinasi dengan Pemda Morowali.
11.PT Vale akan menaikkan alokasi PPM sesuai dengan Persetujuan RKAB dan menyelaraskan alokasi Program Dana PPM dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemda Morowali dan Hasil Musyawarah Desa.
12.PT Vale sementara melakukan Pembangunan Smelter di Sambalagi, Kabupaten Morowali dan fasilitas penunjang lainnya di wilayah IGP Morowali. Serta PT Vale akan melakukan Evaluasi terhadap Pimpinan IGP Morowali.
13.PT Vale akan melakukan Upaya-upaya penanganan debu dan polusi udara akibat aktivitas penambangan dan berkordinasi dengan Pemerintah desa Onepute Jaya dan Desa Bahomotefe.
Setelah dibacakan berita acara hasil kesepakatan bersama kedua belah pihak akhirnya massa aksi membubarkan diri dengan tertib dibawah kawalan aparat gabungan TNI-Polri dan security perusahaan.***












