Pangandaran, Sejumlah titik pada wilayah dusun di Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, masih tergenang pada Jumat malam (7/7). Sebelumnya beberapa dusun yang tersebar di empat kecamatan terdampak banjir.

Selain itu, Pusat Pengendalian Operasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran juga melaporkan infrastruktur jalan alternatif dari Karangkamiri menuju Langkaplancar terganggu, Kondisi jalan amblas dan tinggi muka air mencapai 50 cm menyebabkan kendaran roda dua dan empat tidak dapat mengaksesnya. 
Longsor yang mengakibatkan kerusakan bangunan terjadi di Desa Karangjaladri, Cibenda dan Bojong, Kecamatan Parigi, serta Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang.
Data BPBD setempat menyebutkan sejumlah wilayah yang terkena banjir dan longsor mengakibatkan sedikitnya 372 KK atau 1.027 jiwa terdampak. Namun demikian, tidak ada laporan warga yang melakukan evakuasi ke tempat aman maupun korban jiwa.

Merespons bencana ini, BPBD dan unsur terkait telah melakukan upaya penanganan darurat. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD telah berada di lokasi terdampak untuk melakukan asesmen dan koordinasi dengan pihak desa maupun kecamatan. BPBD memberikan imbauan kepada warga untuk segera evakuasi apabila hujan deras mengguyur dengan durasi lama.
Selain itu, para personel BPBD, dinas terkait dan warga juga bergotong royong untuk membersihkan sampah yang terbawa banjir maupun material longsoran.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siaga menghadapi ancaman bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir dan lonngsor. Apabila harus evakuasi, pastikan langkah-langkah aman saat melakukannya, seperti rute evakuasi atau pun proses evakuasi dengan bantuan petugas.












