Uncategorized

Hibur Warga, Koramil Bahodopi Hadirkan Artis Dero Dari Ibu Kota Poso

8
×

Hibur Warga, Koramil Bahodopi Hadirkan Artis Dero Dari Ibu Kota Poso

Sebarkan artikel ini

MOROWALI , SULTENG – Dalam rangka Peresmian Kantor Koramil 1311-09 Bahodopi yang baru dan mempererat kemanunggalan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan rakyat serta menghibur warga, Komando Rayon Militer (Koramil) 1311-09 Bahodopi menghadirkan artis Dero dari ibu kota Poso untuk memeriahkan kegiatan hiburan rakyat di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Koramil 1311-09 Bahodopi tersebut berlangsung meriah dan dipadati oleh ribuan warga dari berbagai desa sekitar Kecamatan Bahodopi.

Danramil Bahodopi mengatakan bahwa kegiatan hiburan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kegembiraan dan kebersamaan bersama masyarakat.

“Kami ingin hadir tidak hanya dalam tugas pengamanan dan pembinaan wilayah, tetapi juga dalam memberikan hiburan yang positif bagi masyarakat. Dero merupakan budaya asli Sulawesi yang harus terus kita lestarikan,” ujar Danramil 1311-09 Bahodopi Kapten Inf. Amiruddin Selasa (20/10/2026) malam.

Artis Dero yang didatangkan dari ibu kota Poso tersebut berhasil memukau penonton dengan suara merdu dan goyangan khas Dero. Sejumlah lagu daerah Pamona dan lagu populer nasional dibawakan secara apik, sehingga warga yang hadir ikut bernyanyi dan menari bersama membentuk lingkaran Dero yang besar.

Menurut salah seorang warga, Makmur kehadiran artis Dero dari Ibu Kota Poso tersebut menjadi obat rindu dan pelepas penat setelah beraktivitas seharian di kawasan industri.

“Kami sangat senang dan terhibur. Terima kasih kepada Bapak Danramil Bahodopi yang telah peduli memeberikan hiburan kepada kami,” ungkap Makmur.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan Dero massal yang diikuti oleh seluruh warga yang hadir. Suasana kebersamaan dan keakraban tampak begitu kental hingga acara selesai pada malam hari.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil Bahodopi berharap hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga, serta budaya Dero sebagai warisan budaya daerah tetap lestari di tengah perkembangan zaman.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *