HeadlineNasional

Jelang HUT ke-81 RI, Satgas TNI Lumpuhkan Tiga Anggota OPM dan Amankan 8 Senjata di Puncak Papua Tengah

4
×

Jelang HUT ke-81 RI, Satgas TNI Lumpuhkan Tiga Anggota OPM dan Amankan 8 Senjata di Puncak Papua Tengah

Sebarkan artikel ini

Papua Tengah – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, aparat TNI kembali mengambil tindakan tegas terukur terhadap kelompok separatis. Satuan Tugas (Satgas) TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III terlibat kontak tembak sengit dengan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (16/8).

​Insiden mencekam tersebut terjadi di kawasan hutan lebat Distrik Eral Makawia. Kontak tembak pecah saat pasukan TNI melakukan pengejaran terhadap para pelaku di dalam belantara rimba Papua.

​Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, mengungkapkan bahwa tindakan tegas terpaksa diambil lantaran kelompok OPM menyerang petugas secara aktif.

​”Tiga anggota OPM terpaksa ditembak mati karena melawan dan menghujani pasukan Satgas TNI di bawah kendali Kogabwilhan III dengan peluru tajam,” ujar Letjen TNI Lucky Avianto.

​Mengedepankan Upaya Persuasif

​Sebelum insiden berdarah itu terjadi, aparat Satgas TNI sebenarnya telah mendeteksi tempat persembunyian kelompok OPM di tengah hutan. Sesuai prosedur operasional standar, pasukan di lapangan telah mengedepankan pendekatan humanis.

​Para pelaku sempat diminta untuk menyerahkan diri secara baik-baik dan meletakkan senjata guna mempertanggungjawabkan perbuatan hukum yang mereka lakukan. Namun, alih-alih kooperatif, para pelaku justru memilih untuk melawan dan menyerang personel keamanan secara agresif.

​Gagalkan Rencana Teror HUT RI

​Pasca-kontak tembak, Satgas TNI langsung melakukan penyisiran menyeluruh di sekitar lokasi kejadian. Hasilnya, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting, yakni 8 jenis senjata api beserta amunisi peluru tajam.

​Berdasarkan analisis aparat, persenjataan tersebut diduga kuat telah disiapkan oleh OPM untuk menyebar teror dan mengganggu keamanan serta khidmatnya perayaan HUT ke-81 RI di wilayah Papua Tengah. Berkat kesigapan aparat, potensi ancaman keamanan tersebut berhasil diredam sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *