Uncategorized

Gempa Bumi M5,4 Di Buol, Sejumlah Bangunan Rusak

22
×

Gempa Bumi M5,4 Di Buol, Sejumlah Bangunan Rusak

Sebarkan artikel ini

BUOL, SULTENG- Pada Hari Minggu, 12 Juli 2026, pukul 20.46.35 WIB atau pukul 21.46.35 WITA wilayah Pantai Barat Laut Buol, Sulawesi Tengah kembali diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,4 SR membuat sejumlah bangunan rusak.

Kepala BMKG Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc mengatakan dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.1 pada kedalaman 21 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1.31° LU ; 121,36° BT, atau tepatnya berlokasi di *laut* 37 km Timurlaut Buol, Sulawesi Tengah.

“Jadi berdasarkan estimasi peta guncangan ( _shakemap_ ), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:

1. IV MMI ( *Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.* ) di Karamat, Biau, Lakea, Kota Tolitoli dan Kota Buol.

2. III MMI ( *Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.* ) Kota Parigi, Kota Marisa dan Kota Tilamuta, ” Katanya.

Dijelaskan WIJAYANTO, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik geser ( _Oblique-thrust_ ).

Hingga pukul 21.05.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( _aftershock_ ).

Himbauan dari BMKG agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.

Hingga berita ini diterbitkan, petugas bersama warga masih melakukan pendataan terhadap dampak gempa. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *