Samarinda – Koperasi TKBM Karya Sejahtera Kuala Samboja terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor kepelabuhanan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyelenggarakan Diklat Pembinaan K3 Operator Crane Rigger (Juru Ikat) pada 28–30 Juni 2026 di Hotel Zoom Samarinda yang diikuti oleh 20 tenaga kerja bongkar muat.
Sebagai bagian dari proses pembelajaran, seluruh peserta mengikuti ujian teori secara online dan ujian praktik di Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan lulus dan selanjutnya akan memperoleh Surat Izin Operator (SIO) dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kompetensi tenaga kerja merupakan investasi jangka panjang. Dengan pekerja yang memiliki kemampuan sesuai standar dan memahami aspek keselamatan kerja, produktivitas meningkat, risiko kecelakaan dapat ditekan, dan kepercayaan pengguna jasa juga semakin tinggi,” ujar Djapar.
Ia menambahkan, komitmen terhadap profesionalisme juga dibuktikan melalui penerapan sistem manajemen berstandar internasional. Saat ini Koperasi TKBM Karya Sejahtera Kuala Samboja telah mengantongi ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu, ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan, serta ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Ke depan, Koperasi TKBM Karya Sejahtera Kuala Samboja akan terus memperluas program pendidikan dan pelatihan bagi seluruh tenaga kerja sebagai bagian dari upaya mewujudkan SDM yang unggul, berdaya saing, dan siap mendukung operasional pelabuhan yang aman, efisien, dan produktif.












