Tangerang – Adanya sistem Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) Tahun 2026 di Sekolah Menengah Pertama Negeri ( SMPN ) 3 Munjul Desa Munjul Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang, dengan tegas Wawan selaku Kades Munjul Tegaskan Percuma adanya Sistem Jalur Domisili dikarenakan masih banyak warga nya yang tidak keterima di Sekolah tersebut, Senin 6 / 7 / 2026.
Hal tersebut di sampaikan oleh oleh Kades Munjul Wawan ,kepada Zonareformasi menegaskan yang mana terkait adanya warganya yang ingin bersekolah yang berasal dari SDN 1 Munjul dan SDN 2 Munjul yang mana Jumlah keselurahan 179 yang di Terima 124 dan yang tidak diterima 55 ” ucapnya.
Lanjut ia menambahkan oleh karena itulah dirinya sangat menyayangkan sekali percuma ada Sistem Domilisi kalau warga Asli desa Munjul tak bisa bersekolah di wilayahnya sendiri dan kades Munjul juga menyampaikan yang mana di wilayahnya ada 5 Sekolah Negeri dan 3 sekolah swasta yang mendaftar di SMPN 3 Solear yakni :
1.SDN 1 Munjul jumlah Siswa yang Mendaftar sebanyak 47 Siswa yang di Terima 45 Siswa dan yang tidak diterima 2 Siswa.
2.SDN 2 Munjul jumlah Siswa yang mendaftar sebanyak 46 Siswa yang diterima hanya 9 Orang dan yang tidak diterima 37 Siswa.
3.SD Al – Ma Mur Jumlah siswa yang mendaftar sebanyak 10 siswa yang diterima hanya 7 Siswa dan tidak diterima 3 Siswa.
4.SDIT Tunas Cendkia Jumlah Siswa yang mendaftar sebanyak 46 Siswa yang di terima 41 dan yang tidak diterima 5 Siswa.
5.Karya Bangsa Nusantara yang mendaftar sebanyak 22 Siswa dan yang diterima hanya 19 Siswa dan tidak diterima 3 Siswa, Jadi Jumlah total Keseluruhan Sebanyak 179 Orang.
Yang diterima sebanyak 124 0rang, Dan yang tidak diterima masuk di SMPN 3 Munjul Sebanyak 50 0rang.
Oleh karena itulah dirinya selaku Kades Munjul sangat menyayangkan sekali adanya SMPN 3 Munjul di wilayahnya namun pihak semua warganya tak bisa masuk ke Sekolah tersebut dan saya tidak terima sekolah adanya dimunjul yang menempati luar desa Munjul orang Munjul sudah tersisihkan, dan juga dirinya juga akan membongkar adanya dugaan titipan dalam dan saya yang punya Wiiyalah dan warga Munjul tidak dihargai dan tidak dipedulikan ” tegasnya “












