InternasionalNasionalPilihan Editor

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Sikap Indonesia di KTT ASEAN: Hormati Penjaga Perdamaian, Tegakkan Hukum Internasional

20
×

Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Sikap Indonesia di KTT ASEAN: Hormati Penjaga Perdamaian, Tegakkan Hukum Internasional

Sebarkan artikel ini

CEBU, FILIPINA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan pernyataan keras dan tegas menyikapi gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. Di sela-sela Sesi Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026), Kepala Negara menuntut pertanggungjawaban global dan penghormatan penuh terhadap misi kemanusiaan PBB.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa keselamatan personel perdamaian adalah harga mati yang tidak dapat ditawar oleh pihak manapun yang sedang berkonflik.

“Kita telah kehilangan prajurit terbaik Indonesia yang bertugas di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kita menuntut pertanggungjawaban nyata agar tugas-tugas penjaga perdamaian dihormati oleh semua pihak tanpa pengecualian,” tegas Presiden Prabowo.

Beliau menyerukan agar ASEAN tidak hanya menjadi penonton, melainkan motor penggerak dalam menuntut kepatuhan terhadap hukum internasional. Menurutnya, ASEAN harus memiliki keberanian untuk berbicara dengan satu suara yang solid dalam menghadapi berbagai pelanggaran kemanusiaan.

Selain isu keamanan prajurit, Presiden Prabowo menyoroti eskalasi di Timur Tengah dan dampaknya terhadap warga negara anggota ASEAN. Beliau menginstruksikan agar perlindungan warga negara menjadi prioritas tertinggi dalam agenda diplomatik kawasan.

Satu Suara ASEAN: Mendesak persatuan kawasan untuk menuntut akuntabilitas atas pelanggaran hukum internasional.

Kolaborasi Evakuasi: Mengapresiasi inisiatif negara sahabat, seperti Singapura, dalam kerja sama taktis evakuasi warga sipil di zona konflik.

Komitmen Indonesia: Menegaskan kesiapan Indonesia untuk memimpin dan bekerja sama dalam misi perlindungan warga di tengah ketidakpastian global.

Bangsa Indonesia memberikan penghormatan tertinggi kepada empat putra terbaik TNI yang gugur saat menjalankan tugas suci dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL):

Adapun Nama Prajurit Serta Pangkat (Anumerta) :

Zulmi Aditya Iskandar Mayor Inf

Muhammad Nur Ichwan Serka

Farizal Rhomadhon Kopda

Rico Pramudia Kopral

“Perlindungan terhadap warga negara kita harus tetap menjadi prioritas utama. Indonesia siap berdiri di depan untuk memastikan keselamatan rakyat kita dan menjamin martabat hukum internasional tetap tegak,” pungkas Presiden Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *