RagamTNI & Polri

Polres Pagar Alam Gelar Pangan Murah, Bantu Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat

135
×

Polres Pagar Alam Gelar Pangan Murah, Bantu Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Pagar Alam – Di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok, Kepolisian Resor (Polres) Pagar Alam hadir membawa solusi nyata bagi warga. Bertempat di Pasar Terminal Nendagung, Polres Pagar Alam menyelenggarakan program Pangan Murah serentak pada Jumat (13/3/2026) pagi. Kegiatan diawali dengan koordinasi virtual melalui Zoom Meeting bersama Mabes Polri yang dipimpin langsung oleh Wakapolri Jenderal Polisi Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum. Dalam arahannya, Wakapolri menekankan bahwa aksi serentak ini adalah mandat Polri untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan masyarakat mendapatkan akses bahan pokok yang terjangkau.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolres Pagar Alam, AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., tidak hanya memantau dari kejauhan. Usai sesi virtual, ia bersama jajaran personel Polres Pagar Alam langsung terjun ke lapangan untuk membantu proses distribusi.

Berikut adalah detail komoditas yang menjadi primadona dalam giat tersebut:

Komoditas : Beras Medium

Satuan Harga : Kemasan 5 Kg Rp58.000.

Suasana di lokasi tampak tertib meski antusiasme warga sangat tinggi. Personel Polres Pagar Alam bahu-membahu menurunkan karung beras dari kendaraan operasional untuk memastikan antrean warga terlayani dengan cepat. Moment hangat terlihat saat AKBP Januar Kencana menyerahkan langsung paket beras kepada warga yang hadir.

“Program Pangan Murah ini adalah wujud empati dan kepedulian Polri. Kami ingin memastikan masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari dengan harga yang sangat bersahabat,” ujar AKBP Januar Kencana.

Kasi Humas Polres Pagar Alam, Iptu Mansyur, S.H., menambahkan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Selain menjaga stabilitas harga, kehadiran Polri di tengah pasar seperti ini adalah upaya kami untuk mempererat silaturahmi dan memastikan kondusivitas wilayah tetap terjaga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *