MOROWALI , SULTENG – Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Gerakan Revolusi Demokratik Komite Kabupaten Morowali (GRD KK-MOROWALI) melakukan aksi damai di Lampu Merah Depan Masjid Agung Morowali Desa Bente , Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah,Senin (22/12/2025).
Dalam orasinya Amrin meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera menghentikan aktivitas PT. Citra Bangun Persada (CBP) yang beraktivitas di Desa Lalampu, Kecamatan Bahodopi,
Kabupaten Morowali karena membawa dampak buruk terhadap lingkungan sekitar.
“Kami menilai PT. CBP memberikan dampak buruk terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat setempat hingga terhambat dan tergangunya penguna jalan Trans Sulawesi akibat material lumpur pasir batuan yang sampai ke pemukiman dan jalan Trans Sulawesi,” Kata Amrin.
Amrin menjelaskan PT. CBP diduga melakukan pertambangan tidak berdasarkan regulasi yang ada shingga implementasi tata Kelola lingkungan yang baik hingga pada proses administrasi tidak beraturan.
Selain PT CBP Amrin juga meminta kepada Pemerintah Daerah agar menghentikan aktivitas PT. Batu Alam Prima (BAP) yang berada di Desa Pungkoilu ,Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali yang telah menciptakan ancaman nyata terhadap petani dan nelayan setempat.
” Proses awal masuknya PT. BAP tidak memberikan tata Kelola lingkungan yang jelas serta komitmen dalm pembahasan amdal untuk terbuka kepada publik dan telah mengancam petani dan nelayan,” Kata Amrin.
Amrin juga menambahkan Stop Kriminalisasi terhadap para aktivis diantaranya Aktivis Demokrasi, Aktivis Lingkungan dan Aktivis HAM.
“Sudah seharusnya para aktivis mendapatkan perlindungan atas kebebasan berpendapat dan berekspresi, bukan menjadi tumbal atas hadirnya investasi dan penegakan hukum sepihak yang ditunggangi oleh kepentingan investasi,” tutup Amrin.***












