Lombok Timur – Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) di Desa Semaya, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, yang diselenggarakan oleh Lembaga Pemuda dan Masyarakat (LPM) Desa Semaya, masih berlangsung meriah di Lapangan Beboning. Kegiatan ini dijadwalkan akan berlanjut hingga tanggal 27 Ramadhan dengan berbagai lomba keagamaan yang menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.
Acara yang dibuka pada Sabtu, 15 Maret 2025, mendapat respons positif dari warga yang antusias mengikuti dan menyaksikan jalannya perlombaan. Beberapa lomba yang sudah berjalan di antaranya Tahfiz Al-Qur’an, Tartil, Adzan, dan Cerdas Cermat Pendidikan Agama Islam (PAI).
Dalam wawancara eksklusif dengan wartawan Zona Reformasi.com, Kepala Desa Semaya, Sulaeman, mengapresiasi semangat warga dalam menyemarakkan PHBI. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki manfaat besar dalam membangun karakter Islami, terutama bagi generasi muda.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pembinaan moral dan spiritual. Dengan adanya lomba-lomba keagamaan, kita berharap generasi muda lebih mengenal dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sulaeman.
Sulaeman menjelaskan bahwa PHBI ini menjadi momentum penting untuk membina generasi Qur’ani di lingkungan Desa Semaya. Dengan adanya lomba Tahfiz dan Tartil, anak-anak didorong untuk menghafal dan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
“Melalui lomba ini, kami ingin menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan generasi muda. Ini adalah upaya bersama untuk menciptakan masyarakat yang berakhlakul karimah dan religius,” jelasnya.
Selain itu, lomba Cerdas Cermat PAI menjadi sarana edukasi bagi peserta untuk memahami lebih dalam ajaran Islam, termasuk fikih, sejarah Nabi, dan nilai-nilai akhlak mulia.
Sulaeman juga menekankan bahwa PHBI ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi di tengah masyarakat. Kehadiran warga dari berbagai lapisan menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan kekompakan di Desa Semaya tetap terjaga.
“Kegiatan ini menjadi ajang berkumpul dan berbagi kebahagiaan. Kami ingin membangun suasana yang harmonis di antara warga melalui kegiatan yang positif dan penuh makna seperti ini,” tambahnya.
Ketua LPM Desa Semaya menyampaikan bahwa acara ini berjalan berkat kolaborasi antara pemuda dan masyarakat desa. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk pemerintah desa dan seluruh warga. Semoga acara ini terus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
PHBI di Desa Semaya masih akan berlanjut hingga 27 Ramadhan dengan berbagai kegiatan menarik lainnya. Selain lomba-lomba yang sudah berjalan, panitia juga merencanakan beberapa acara puncak, termasuk Festival Takbiran dan Santunan Anak Yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.
Sulaeman berharap acara ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan mengamalkan ajaran Islam. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif hingga acara berakhir.
“Kami mengundang seluruh warga untuk memeriahkan acara hingga puncaknya nanti. Mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat untuk memperkuat keimanan dan mempererat persaudaraan di antara kita,” pungkasnya.
Dengan berbagai kegiatan yang masih berlangsung, PHBI di Desa Semaya menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembinaan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat. (IB)












