MOROWALI,SULTENG-Dianggap pembohong PT. Vale Indonesia Tbk kepada masyarakat desa lingkar tambang blok Bahodopi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali yang terus berlarut-larut selama bertahun-tahun tanpa adanya penyelesaian.
Hal itu mengundang reaksi masyarakat untuk melakukan protes kepada perusahaan yang dikenal dengan perusahaan tertib administrasi dan pertambangan ramah lingkungan itu.
Namun, nama baik PT. Vale Indonesia Tbk itu tidak berlaku untuk masyarakat lingkar tambang blok Bahodopi yang sampai hari ini merasa dibohongi dan tidak terpenuhi hak-haknya.
Akibatnya, puluhan masyarakat desa lingkar tambang blok Bahodopi melakukan aksi unjuk rasa di jalan Kawasan PT. Vale Indonesia Tbk di Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali pada Kamis (20/2/2025).
Berikut 10 Tuntutan masyarakat kepada PT. Vale Indonesia Tbk yang disampaikan oleh Eki, selaku Koordinator Lapangan (Korlap) diantaranya,
Mendesak PT. Vale untuk tidak mengintervensi segala bentuk aktifitas masyarakat yang mengolah dan memanfaatkan hutan, dalam hal ini berkebun, penanaman tanaman produktif dan sebagainya.
Mendesak PT. Vale agar tidak melakukan aktifitas di sekitar wilayah perkebunan masyarakat yang produktif sebelum menyelesaikan proses pembebasan lahan.
Mendesak PT. Vale agar segera menyelesaikan sengketa lahan milik masyarakat yang berlokasi di Kilo 3 dan melarang keras PT Vale agar tidak melakukan segala bentuk aktifitas di atas lahan milik masyarakat tersebut,sebelum ada penyelesaian bersama pemilik lahan yang sah.
Mendesak PT. Vale agar segera mengevaluasi penerapan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang hari ini dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai CSR itu sendiri.
Mendesak PT. Vale agar lebih memaksimalkan penerapan program pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan regulasi yang ada.
Mendesak PT. Vale agar lebih memaksimalkan program pemberdayaan masyarakat, khususnya pada sektor pertanian dalam hal ini tidak hanya sekedar pendampingan, tetapi turut serta memberikan bantuan berupa
fasilitas yang dibutuhkan bagi setiap petani.
Mendesak PT. Vale agar memberdayakan segala bentuk usaha mikro milik masyarakat desa binaan secara merata, tanpa adanya fokus sentralisasi di satu tempat, baik dalam bentuk fasilitas bangunan rumah, kos-kosan, penginapan dan lain-lain yang masuk dalam ruang lingkup sektor ekonomi masyarakat.
Mendesak PT. Vale agar lebih mengutamakan sub kontraktor lokal yang berada di wilayah desa binaan PT. Vale secara merata, dan mendapatkan giliran secara teratur dalam siklus tender yang transparan.
Mendesak PT. Vale agar mengevaluasi system tender yang hari ini dinilai tidak transparan dalam proses pelaksanaannya.
Mendesak PT. Vale agar mengutamakan penggunaan unit milik masyarakat desa binaan secara merata seperti DT 6 roda, LV, dan lain-lain serta wajib memulangkan seluruh unit LV di luar dari milik masyarakat desa binaan yang masih beroperasi di wilayah kerja PT. Vale Indonesia Tbk Site Morowali.
Setelah menyampaikan aspirasi dan memblokade jalan, masyarakat melakukan pertemuan dialog dengan manajemen PT. Vale Indonesia Tbk di Kantor PT. Vale Indonesia Tbk Site Morowali.(***)
Editor : Harits












