Zonareformasi.com,Semaya,-Lombok Timur,4 Februari 2025 – Lembaga Pemuda dan Masyarakat (LPM) Desa Semaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat ukhuwah Islamiyah dengan menyelenggarakan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) secara bergilir di berbagai wilayah desa. Tahun ini, Masjid Haqqul Yaqin di Gunung Urip terpilih sebagai tuan rumah, menjadi titik sentral bagi umat Islam untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan memperkuat nilai-nilai keagamaan. Acara PHBI ini direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Ramadhan mendatang, menjadikannya momen yang lebih istimewa dan penuh keberkahan.
Koordinasi Demi Kesuksesan Acara
Demi memastikan kelancaran dan kesuksesan acara yang telah menjadi tradisi tahunan ini, LPM Desa Semaya menggelar pertemuan dengan tokoh pemuda serta masyarakat dari Dusun Tambe Timuk dan Tambe Bat. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh semangat itu, berbagai strategi dan persiapan teknis dibahas secara mendetail, mulai dari teknis pelaksanaan, susunan acara, hingga pengamanan dan partisipasi masyarakat.
Ketua LPM Desa Semaya, Heri Padli, menegaskan bahwa PHBI bukan sekadar acara seremonial, melainkan sebuah momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keimanan dalam masyarakat. Ia mengingatkan bahwa perjalanan untuk mewujudkan acara ini tidaklah mudah, penuh tantangan dan kerja keras dari banyak pihak.
“Acara ini adalah buah dari kerja keras kita sejak awal. Saya berharap tahun ini bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Kita tidak boleh lengah, karena tanggung jawab ini adalah amanah. Mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh agar PHBI ini bisa menjadi kebanggaan kita semua,” ujar Heri dengan penuh optimisme dalam pertemuan yang berlangsung di Penyangkong, Selasa, 4 Februari 2025.
Dukungan Penuh dari Masyarakat
Untuk memastikan komunikasi dengan masyarakat berjalan efektif, LPM mempercayakan tugas ini kepada Ketua Rohis, Satria Wijaya. Dalam laporannya, Satria menyampaikan bahwa masyarakat di Gunung Urip, khususnya para tokoh agama dan pemuda, menyambut baik dan mendukung penuh terselenggaranya acara ini.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Mereka tidak hanya mendukung secara moral, tetapi juga siap membantu dalam segala aspek. Ini menunjukkan betapa besarnya rasa kebersamaan yang kita miliki. Saya yakin PHBI tahun ini akan berlangsung khidmat dan menjadi ajang yang mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ungkap Satria Wijaya dengan penuh keyakinan.
Selain dukungan dari tokoh masyarakat, panitia juga memastikan bahwa partisipasi pemuda dan remaja masjid semakin ditingkatkan. Banyak dari mereka yang telah menyatakan kesiapan untuk menjadi relawan, membantu persiapan logistik, pengamanan, dan kelancaran acara.
Harapan Besar untuk PHBI Tahun Ini
Dengan koordinasi yang matang dan sinergi dari berbagai elemen masyarakat, LPM Desa Semaya optimis bahwa PHBI di Masjid Haqqul Yaqin Gunung Urip akan menjadi acara yang lebih istimewa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Terlebih, penyelenggaraannya di bulan Ramadhan akan semakin menambah nilai spiritual dan keberkahan bagi seluruh peserta.
“Ini bukan hanya sekadar acara tahunan. PHBI adalah bagian dari identitas kita sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kebersamaan. Apalagi di bulan Ramadhan nanti, ini akan menjadi momentum yang lebih sakral untuk meningkatkan keimanan kita. Mari kita sukseskan bersama, bukan hanya untuk tahun ini, tetapi untuk keberlanjutan generasi mendatang,” pungkas Heri Padli.
Masyarakat pun menantikan momen sakral ini dengan penuh harapan. Tidak hanya sebagai ajang refleksi spiritual, tetapi juga sebagai wujud nyata dari persatuan dan gotong royong yang telah menjadi bagian dari kehidupan warga Desa Semaya. (IB)












