ZR Pati_Mohammad Arif Alfian Seorang anak lahir dari pasangan almarhum Muhammad Rojiun dan Sugilarli yang berprofesi sebagai buruh tani di desa penanggungan Kecamatan Gabus Kabupaten Pati provinsi Jateng salah satu anggota perguruan silat Gerak Belaraga Harimau Kumbang yang berpusat di Desa Trimulyo Kecamatan Kayen Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah Lulus jadi prajurit TNI AL
Meski terlahir dari keluarga sederhana dan sempat mengalami kegagalan, kini Alfian membuktikan, bahwa dirinya mampu mewujudkan mimpinya untuk menjadi seorang tentara.
Neneng, teman seperguruan Alfian, mengatakan, perjuangan temanya untuk mengapai cita-citanya tidaklah mudah. Sebelumnya, Alfian pernah mengikuti proses seleksi calon tentara Angkatan Darat (AD), sempat Psiko satu, ternyata gagal. Namun ia menolak untuk menyerah, hingga kini lulus menjadi prajurit TNI-AL.
“teman saya itu orangnya sangat nekat. Dia lihat keadaan orang tua yang kurang berada, tetapi dia berjuang demi diri sendiri, untuk meraih cita-citanya sebagai tentara. Sebelum mendaftar ke Angkatan Laut, dia itu sempat mendaftar Angkatan Darat, juga pernah sampai Psiko satu tapi gagal. Tapi dia tidak putus semangat ataupun putus asa. Saya sebagai teman support terus, Abah Pengasuh perguruan beliau Ki Jadug Amongrogo Pamungkas juga memberi semangat kepada dia. Karena perjuangan tidak mengkhianati hasil,” ungkap neneng saat dihubungi media pada Senin 3 Juni 2024.
Ditempat terpisah pengasuh padepokan Harimau Kumbang Abah Ki Jadug mengkisahkan bahwa Arif Alfian memberi pesan singkat “Assalamulaikum Abah saya lulus Jadi prajurit TNI bah ” tuturnya. Selasa, (28/5/2024)
Alfian merupakan anak didik perguruan silat GBHK angkatan tahun 2022. Ayahnya sudah almarhum. Sedangkan ibunya seorang buruh tani serabutan.
Meskipun berada di keluarga menengah ke bawah, akan tetapi Alfian memiliki keingian yang kuat untuk membanggakan kedua orang tuanya dari hasil jerih payahnya sendiri.
ia memang tertarik menjadi seorang prajurt TNI. Menurut pandangannya, tentara merupakan pribadi yang gagah, berwibawa, dan dihargai oleh banyak orang.
Bahkan keinginanya dalam berkarir hanya dua, yakni menjadi prajurit Angkatan Darat (AD) atau Angkatan Laut (AL). “Dia hanya ada dua keminatannya, yakni Angkatan Darat dan AL. Waktu gagal di AD, dia tidak frustasi dan putus asa. Karena dia pingin membanggakan orang tuanya, keluarganya. Demi apapun dia lakukan untuk orang tuanya. Sukses atau nggak urusan belakang. Alhamdulilah, berkat doa Guru, orang tua, teman-teman dan dorongan keluarga, tercapailah cita-citanya. Banyak halangan rintangan, tapi alhamdulilah. Semoga sukses dia dengan cita-citanya,” pungkasnya
Hajir seorang pelatih Alfian menuturkan bahwa anak didiknya di perguruan ini Sempat menganggur kurang lebih dua tahun, dirumah selalu membantu pekerjaan orang tuanya, Selain itu sambil menunggu pendaftaraan, dia juga terus berlatih, baik itu dari persiapan fisik maupun mental.
“Sebelum keterima, itu sehari-harinya dia bantu orang tua, Saya bilang kalau memang pengen jadi angkatan darat atau laut, coba olahraga. Sharing-sharing seputar itu. Saya bilang, jangan sampai lalai dengan aktivitas dia untuk mengapai cita-citanya itu. Selama itu dia sering olahraga. Lari,” katanya.
Sebagai saudara perguruan, Hajir Husaini ikut gembira dengan keberhasilan adiknya tersebut. Ia berharap Alfian bisa membanggakan keluarganya, dan menjadi abdi negara yang baik. “Saya bangga sebagai pelatihnya. Harapan kami, dia tidak pernah sombong dan menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa,” pungkasnya_baim












