DaerahHeadlineNasional

SUTONO Penebas (Jambu Lumut) asal dari Kayen Pati JATENG

314
×

SUTONO Penebas (Jambu Lumut) asal dari Kayen Pati JATENG

Sebarkan artikel ini

Pati – Jambu hijau atau jambu lumut memiliki cita rasa yang berbeda dengan jambu air lainnya. Meski warnanya dominan hijau, rasanya sangat manis dan mengandung banyak air. Untuk menghasilkan produk unggul, tentunya dibutuhkan bibit dengan kualitas unggul pula. Langkah awal yang dilakukan adalah memilih pohon induk dengan kriteria yang bagus. 21 Juli 2024

Pohon induk jambu hijau di perbanyak dengan cara mencangkok batang tersebut nantinya akan diambil mata entresnya saja untuk pengembangan tanaman. Perbanyakan biasanya dilakukan selain dicangkok, ada juga okulasi tempel atau disambung pucuk batang lalu di pindahkan pada pot.

Musim panen jambu lokal varietas jambu Lumut Hijau ini belum banyak dikenal masyarakat Desa di Kecamatan Kayen Pati Kidul justru mengenal jambu ini dengan jambu hijau karena warnanya yang lebih kehijauan dan saat ini harga per kg 10.000, (Sepuluh ribu rupiah).

Sutono penebas jambu Lumut air hijau mengatakan, “jambu-jambu yang dipetiknya itu merupakan buah yaitu Jambu Ijo Lumut”. Menurutnya, Jambu Ijo Lumut itu memiliki rasa yang lebih manis dan segar apalagi, saat musim kemarau, jambu tersebut akan lebih terasa lebih enak. “Ini namanya Jambu Ijo Lumut. Ukurannya besar dan rasanya lebih manis, meskipun warnanya cenderung hijau, asli khas dari kayen sini,” ujar Sutono. (Sdq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *