DaerahHeadlineNasional

SEJARAH BUMI DAN PENGHUNINYA

719
×

SEJARAH BUMI DAN PENGHUNINYA

Sebarkan artikel ini

Z.R Surabaya –Primata pertama kemungkinan diturunkan dari insektivora. Primata adalah mamalia yang menjadi anggota ordo Primates. Di dalam ordo ini termasuk lemur, tarsius, monyet, kera, dan juga manusia. Kata ini berasal dari kata bahasa Latin primates yang berarti “yang pertama, terbaik, mulia”. Secara taksonomi Primata terpisah dalam dua kelompok yaitu : Strepsirrhini (Prosimians) dan Haplorhini (Simians) dimana manusia dan simpanse termasuk di dalamnya. Walau berbagi famili yang sama yaitu homonidae (kera besar), namun keduanya kemudian berpisah ke dalam genus yang berbeda.

Dua sub kelompok primata modern adalah Prosimian (lemur) dan Anthropoid. Fosil tertua yang mirip manusia yang telah ditemukan diberi nama Ardipithecus Ramidus, yaitu primata penghuni hutan Afrika yang berumur 4,4 juta tahun di Afrika. Spesies pertama Homo Habilis, berumur sekitar 2,5 juta tahun. Homo Erectus merupakan keturunan Homo Habilis dan mungkin merupakan hominid pertama yang berkelana keluar daerah tropis dan masuk ke daerah beriklim lebih dingin.

Kera Afrika kecil yang hidup sekitar 6 juta tahun lalu merupakan animalia yang keturunannya meliputi manusia modern dan kerabat terdekat mereka, para simpanse. Hanya dua garis keturunan dalam silsilahnya yang memiliki keturunan yang bertahan. Tak lama setelah percabangan keturunan, pada salah satu cabang ini mengembangkan kemampuan untuk berjalan dengan dua kaki.

Ukuran otaknyapun bertambah secara cepat, dan pada 2 juta tahun lalu, hewan pertama yang terklasifikasikan dalam genus Homo muncul. Pada sekitar masa yang sama, garis keturunan lainnya bercabang menuju leluhur simpanse dan leluhur bonobo. Salah satu fosil manusia purba tertua adalah Meganthropus Paleojavanicus yang ditemukan di Situs Sangiran, Sragen, Indonesia oleh Von Koenigswald pada tahun 1936 hingga 1941 yang diperkirakan berusia 1 hingga 2 juta tahun.

Beberapa tipologi spesies Homo kemudian juga berkembang, termasuk Homo Erectus yang menghuni Asia dan Homo Neanderthalensis yang menghuni Eropa. Archaic Homo sapiens berevolusi antara 400.000 dan 250.000 tahun yang lalu. Studi genetik menunjukkan bahwa primata bercabang (memisahkan diri) dari mamalia lain sekitar 85 juta tahun yang lalu pada periode Kapur Akhir, dan fosil paling awal muncul di era Paleosen, sekitar 55 juta tahun yang lalu. Keluarga Hominidae bercabang (memisahkan diri) dari keluarga Hylobatidae 15 sampai dengan 20 juta tahun yang lalu, dan sekitar 14 juta tahun yang lalu, Ponginae (orangutan), memisahkan diri dari keluarga Hominidae.

Gorila dan simpanse memisahkan diri sekitar waktu yang sama, sekitar 4-6 juta tahun yang lalu, Bipedal awal akhirnya berkembang menjadi australopithecine dan kemudian berkembang lagi menjadi genus Homo. Dokumentasi awal dari genus Homo adalah Homo Habilis yang berevolusi sekitar 2,3 juta tahun yang lalu.

Spesies ini dipercaya telah menggunakan alat-alat dari batu. Homo erectus dan Homo ergaster adalah homininae awal yang meninggalkan Afrika, dan spesies ini menyebar melalui Afrika, Asia, dan Eropa antara 1,3 juta – 1,8 juta tahun yang lalu. Diperkirakan bahwa spesies ini adalah yang pertama yang menggunakan api dan alat-alat yang kompleks.

Manusia modern mungkin berevolusi di Afrika dan bermigrasi keluar benua Afrika sekitar 50.000 sampai 100.000 tahun yang lalu. Homo sapiens kuno, leluhur manusia modern secara anatomis, berevolusi antara 400.000 dan 250.000 tahun yang lalu. Manusia beranatomi modern berevolusi dari Homo sapiens kuno di era pertengahan Paleolitikum sekitar 200.000 tahun yang lalu. Transisi ke perilaku modern dengan perkembangan budaya simbolik, bahasa, dan teknologi batu terjadi sekitar 50.000 tahun yang lalu.

Kemampuan mengontrol api boleh jadi dimulai oleh Homo Erectus, sekitar 790.000 tahun lalu atau bahkan sekitar 1,5 juta tahun lalu. Penemuan dan penggunaan api bisa jadi mendahului Homo Erectus. Kemungkinan besar api digunakan oleh hominid Paleolitik Hulu (Oldowan) purba seperti Homo Habilis atau Australopithecine seperti Paranthropus. Manusia modern (Homo sapiens) dipercaya mulai ada sejak 200.000 tahun lalu di benua Afrika. Fosil tertua yang ditemukan berasal dari masa 160.000 tahun lalu.

Manusia pertama yang menunjukkan tanda-tanda spiritualitas adalah manusia Neanderthal, dimana mereka mulai mempunyai inisiatif untuk menguburkan jasad rekannya yang meninggal. Manusia Cro-Magnon juga menciptakan artefak patung batu seperti dewi Venus dari Willendorf. Berbagai peninggalan arkeologi pada masa 50.000 – 13.000 tahun yang lalu juga menunjukkan berbagai jejak kepercayaan pada masa ini seperti : situs Jaman Batu Pertengahan di Afrika, patung dewi Venus, manusia singa, lukisan gua di Gua Chauvet serta ritual penguburan di Sangiran (Indonesia).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *