DaerahHeadlineNasionalPeristiwa

Korban Bocah Tenggelam di Waduk Jatiluhur Berhasil di Temukan

370
×

Korban Bocah Tenggelam di Waduk Jatiluhur Berhasil di Temukan

Sebarkan artikel ini

ZR Purwakarta – Upaya pencarian Korban Sdr. M.Rizki Multazam Bin Mujiyono, (4 tahun) yang dilaporkan tenggelam di perairan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, pada Minggu, (8/6/2024) akhirnya membuahkan hasil.

Giat Sat Polair Polres Purwakarta beserta tim Gabungan SAR telah menemukan Korban yang diduga tenggelam di Perairan Waduk Jatiluhur Kolam Jaring Apung (KJA) JK Kp.Madang Ds.Kertamanah Kec.Sukasari Kab.Purwakarta, pada hari Rabu tanggal 12 Juni 2024 sekira pukul 22.40 Wib.

Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud), AKP Darmaji mengatakan, korban tenggelam atas nama Rizki Multazam ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Pada Rabu, 12 Juni 2024, sekira pukul 22.40 WIB.

“Setelah kurang lebih empat hari pencarian, akhirnya tim SAR gabungan sudah menemukan korban di sekitar perairan Danau Jatiluhur. Korban muncul ke permukaan air dengan posisi telungkup dengan jarak kurang lebih 23 meter dari tempat pertama kali korban dilaporkan tenggelam,” ucap Darmaji, saat dihubungi melalui Whatsapp pribadinya, pada Kamis, 13 Juni 2024.

Sebelumnya menurut informasi dari masyarakat korban tenggelam terjadi di Perairan Waduk Jatiluhur, Desa Kertamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, persisnya di kolam Mujiyono yang berada di zona VI.

Berdasarkan keterangan orang tua korban, saat itu korban sedang bermain di kolam ikan KJA dan mereka memang tinggal di pondok KJA sudah 17 tahun.

“Saat itu bapaknya sedang memeriksa jaring kolam, sedangkan ibunya didalam rumah sama kakak korban. Bapaknya melihat sebelum tenggelam, korban sedang bermain tali perahunya depan pondok KJA tesebut. Namun, setelah bapaknya kembali ke dalam pondok tersebut tidak menemukan anaknya,” jelas Darmaji.

Tim Sar Gabungan telah melakukan berbagai metode pencarian salah satunya metode Circle Manuver kapal KP-VIII 2341 Satpolairud Polres Purwakarta dan milik Basarnas yang di putar untuk memecah gelombang.

Namun pencarian belum membuahkan hasil karena terkendala berbagai hal seperti kedalaman TKP lebih dari 75 meter. Sehingga tidak bisa dilakukan penyelaman.

Hingga akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 22.40 Wib, pada pencarian hari ke empat oleh Tim Sar Gabungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *