DaerahHeadlinePemerintah

Kemeriahan HKN Ke 59 Tahun Bersama Diresmikan Megah Alun Simpang Pematang Mesuji

319
×

Kemeriahan HKN Ke 59 Tahun Bersama Diresmikan Megah Alun Simpang Pematang Mesuji

Sebarkan artikel ini

Mesuji-Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-59 diresmikan dengan megah di alun-alun Simpang Pematang, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Kamis (21/12/2023).

Acara tersebut menjadi panggung bagi Pemerintah Kabupaten Mesuji, untuk menyoroti prestasi dan fokus pada transformasi kesehatan dalam rangka mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Pj Bupati Mesuji, Drs Sulpakar, yang turut hadir dalam peringatan tersebut, mengungkapkan pentingnya kesehatan sebagai kunci utama menuju masa keemasan bangsa Indonesia.

“Pada tahun ini dengan tema HKN ke-59 tahun 2023, yang mengusung konsep “Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju.”

“Saya bersyukur atas Capaian Universal Health Coverage Kabupaten Mesuji yang mencapai 97,82%. Capaian ini mencerminkan komitmen kita untuk mewujudkan manusia Indonesia yang sehat dan cerdas,” ujar Sulpakar.

Menurut Sulpakar, amanat undang-undang yang menyatakan setiap orang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dan tanggung jawab negara terhadap penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang layak harus diwujudkan secara serius. Dia juga menggarisbawahi enam pilar transformasi kesehatan yang menjadi fondasi sistem kesehatan Indonesia.

“Fokus pada transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan harus dibangun bersama secara serius dan berkesinambungan,” tambah Sulpakar.

Transformasi kesehatan, lanjut Sulpakar, tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga membutuhkan perubahan budaya kerja para insan kesehatan. Ia menekankan pentingnya menerapkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK untuk menciptakan birokrasi yang akuntabel, lincah, dan profesional.

“Saya berharap seluruh pegawai dan pejabat pemerintah dapat bekerja dengan kompeten, jujur, selaras, dan tanpa korupsi dalam mengawal dan menyukseskan transformasi kesehatan. Mari kita layani masyarakat dengan sepenuh hati,” tegasnya.

Sulpakar juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan transformasi kesehatan.

Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan kesehatan Indonesia, termasuk tenaga medis, tenaga kesehatan, LSM, swasta, media, profesional, akademisi, serta kader.

“Ayo bersama-sama membangun kesehatan, dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar kita. Mari kita bangun bersama tubuh dan jiwa yang sehat demi Indonesia Emas 2045. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa meridhoi ikhtiar kita dan memberkati kita semua dengan kesehatan dan kesuksesan,” ajaknya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *