ZR Pati | Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi secara tegas memastikan akan terus mengusut tuntas untuk memburu para pelaku yang terlibat kasus pengeroyokan bos rental hingga tewas di Sukililo, Pati, Jawa Tengah. Menggunakan metode Scientific Crime Investigation (CSI), Kapolda optimistis akan menegakkan hukum di Sukolilo, Pati.
Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat mengunjungi Sukolilo, Pati pada Kamis (20/6/2024) kemarin. Menurutnya, Polda Jateng akan terus memburu para pelaku yang terlibat kasus pengeroyokan hingga menyebabkan Burhanis, pemilik bos rental asal Jakarta tewas dan tiga rekannya luka-luka.
Pihaknya menegaskan fokus mengungkap kasus pengeroyokan tersebut, sementara terkait kasus penggelapan mobil ditangani Polres Metro Jakarta Timur.
“Jadi Polda Jawa Tengah tidak pernah menerima laporan terkait kasus mobil ini, laporannya ada di Jakarta Timur. Fokus Polda Jawa Tengah mengungkap Pasal 170 KUHP, sedangkan proses sebelumnya Jakarta Timur,” ujar Kapolda Jateng.

“Pembuktian yang tuntas, saya tidak ingin kasus ini hanya sepotong tetap suatu rangkaian tindak pidana yang bisa bersambung kita tuntaskan kasus ini biar tidak terjadi di daerah lain,” tegasnya.
Kapolda Jateng menambahkan, bahwa pihaknya tidak mau gegabah dalam menetapkan tersangka tambahan. Polisi juga belum menetapkan daftar pencarian orang (DPO), hingga sampai saat ini dan masih terus bekerja untuk mendapatkan bukti kuat dalam mengamankan keterlibatan pelaku lain.
Hingga kini polisi masih menetapkan 10 orang tersangka atas kasus pengeroyokan hingga menyebabkan tewasnya bos rental mobil.
Jangan sampai di stima negatif bahwa masih lebih banyak warga sukolilo yang sadar hukum, pungkasnya_imm












